UMSurabaya Repository

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK BAHAN LUNAK PADA KELOMPOK A DI TK AISYIYAH 58 SURABAYA

Azizah, Azizah and Dra. Badruli Martati, S.H.,M.A.,M.Pd and Aris Setiawan, S.Sn.,M.Pd (2016) PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK BAHAN LUNAK PADA KELOMPOK A DI TK AISYIYAH 58 SURABAYA. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (PENDAHULUAN)
Download (249Kb) | Preview
    [img] PDF (BAB 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (145Kb)
      [img] PDF (BAB 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (175Kb)
        [img] PDF (BAB 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (221Kb)
          [img] PDF (BAB 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (1131Kb)
            [img] PDF (BAB 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (48Kb)
              [img] PDF (LAMPIRAN)
              Restricted to Repository staff only

              Download (541Kb)

                Abstract

                Permasalahan yang terjadi di TK Aisyiyah 58 menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak belum optimal, media yang digunakan kurang menarik sehingga anak kurang bersemangat dalam pembelajaran. Hal ini menjadi alasan yang mendasari rumusan masalah yaitu bagaimana penerapan peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan membentuk bahan lunak di TK Aisyiyah 58 Surabaya dan bagaimana hasil belajar anak pada peningkatan motorik halus setelah membentuk bahan lunak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan membentuk bahan lunak. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dengan masing masing dua pertemuan/tindakan. Berdasarkan data yang dikumpulkan dalam kegiatan membentuk bahan lunak, pada siklus pertama anak anak masih sulit untuk memegang bahan lunaknya yaitu tanah liat, anak anak merasa jijik dengan tanah mereka menganggap tanah itu kotor, namun pada pertemuan kedua dengan adanya motivasi anak mau menjamah dan mulai bermain. Siklus kedua sudah terlihatan antusias anak untuk bermain membentuk seperti yang diharapkan. Hasil persentase ketuntasan klasikal pada siklus 1 pertemuan 1 adalah 45%, pertemuan ke 2 adalah 65%, pada siklus ke 2 pertemuan 1 adalah 80%, pada pertemuan 2 siklus 2 adalah 95%. Berdasarkan penjabaran diatas dengan adanya peningkatan tiap siklus,maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan membentuk bahan lunak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Kata kunci : Motorik halus, kegiatan membentuk,bahan lunak.

                Item Type: Thesis (Other)
                Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
                L Education > L Education (General)
                Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD
                Depositing User: b b putri
                Date Deposited: 17 Nov 2017 15:46
                Last Modified: 17 Nov 2017 15:47
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/1029

                Actions (login required)

                View Item