UMSurabaya Repository

Perbedaan Zona Hambat Terhadap Jamur Malassezia Furfur Antara Pemberian Ekstrak Umbi Bawang Putih (Allium sativum linn) Dengan Kulit Umbi Bawang Putih (Allium sativum linn)

Ardiana, Asa (2017) Perbedaan Zona Hambat Terhadap Jamur Malassezia Furfur Antara Pemberian Ekstrak Umbi Bawang Putih (Allium sativum linn) Dengan Kulit Umbi Bawang Putih (Allium sativum linn). Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (481Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (201Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (558Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (252Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (425Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (88Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (1384Kb)

                Abstract

                Tinea versicolor atau pitiriasis versikolor merupakan gangguan kulit akibat infeksi Malassezia furfur yang merupakan infeksi jamur pada kulit permukaan yang kronik. Gambaran klinis berupa bercak halus yang bewarna putih sampai coklat kehitaman, infeksi ini disebut juga dengan panu. Pengobatan pada Tinea versicolor dapat menggunakan pengobatan kimia ataupun tradisional. Pengobatan kimia seperti krim atau salep menimbulkan rasa lengket, sedangkan salah satu obat tradisional adalah umbi dan kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn) yang mengandung zat allicin yang berkhasiat sebagai anti jamur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan mengetahui perbedaan zona hambat terhadap jamur Malessezia furfur antara pemberian ekstrak umbi dan kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn). Metode ekstraksi yang digunakan yaitu metode soxhlet. Uji aktivitas anti jamur dilakukan dengan metode sumuran, yaitu media Saboroud Dextrose Agar (SDA) yang telah diinokulasi suspensi Malassezia furfur dengan konsentrasi1,5x108 CFU/ml (standart Mc Farland) dilubangi dengan ring. Hasil analisis data yang diperoleh anova p = 0,000 < α = 0,05, bahwa ada perbedaan zona hambat dari perlakuan pemberian ekstrak umbi dan kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn). Hal ini bahwa ada pengaruh pemberian ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum Linn) dan kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn) terhadap jamur Malassezia furfur. Dilakukan uji lanjutan untuk membandingkan rata-rata perlakuan yaitu uji LSD. Didapatkan hasil sig (p) 0,016 > α 0,05 yang berarti ekstrak umbi dan kulit umbi bawang putih (Allium sativum Linn) memiliki pengaruh yang berbeda.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Tinea versicolor,Malassezia furfur,umbi bawang putih
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 07 Nov 2017 10:12
                Last Modified: 10 Aug 2018 10:00
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/105

                Actions (login required)

                View Item