UMSurabaya Repository

Pengaruh Perasan Bunga Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea) Terhadap Pertumbuhan Larva Aedes aegypti

Rochmawati, Cintya Pratyeka (2017) Pengaruh Perasan Bunga Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea) Terhadap Pertumbuhan Larva Aedes aegypti. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (731Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (130Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (618Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (214Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (169Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (122Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (1017Kb)

                Abstract

                Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya, dapat menimbulkan kematian. DBD ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utamanya. Berdasarkan data kasus DBD di Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan kasus DBD pada tahun 2016 tergolong meningkat dari tahun 2015. Bunga kupu – kupu mengandung senyawa aktif yaitu: alkaloid, flavonoid, tannin, dan saponin yang berpotensi sebagai larvasida nabati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh perasan bunga Kupu – kupu (Bauhinia purpurea)terhadap pertumbuhan larva Aedes aegypti. Jenis penelitian bersifat eksperimental. Populasi yang yang diambil adalah biakan larva Aedes aegypti. Uji statistik yang digunakan adalah annova dengan syarat data harus berdistribusi normal dan homogen dan dilanjutkan ke uji lanjutan yaitu uji tukey HSD. Hasil analisis data uji annova menunjukkan bahwa perasan bunga kupu – kupu (Bauhinia purpurea) berpengaruh terhadap pertumbuhan larva Aedes aegypti. Dengan (nilai p<0,05). Persentase larva yang mati dari konsentrasi 100% sebesar 66,7% larva yang mati sebagai persentase tertinggi sedangkan pada konsentrasi 30% sebesar 10,7% larva yang mati sebagai persentase terkecil. Berdasarkan hasil penelitian bunga kupu – kupu (Bauhinia purpurea) dianggap kurang efektif sebagai insektisida nabati dikarenakan persentase kematian larva Aedes aegypti pada kosentrasi perasan 100 % kurang dari standar persentase kematian larva menurut WHO yakni 70%.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Aedes aegypti, Bunga Kupu-kupu, Insektisida Nabati
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 07 Nov 2017 10:38
                Last Modified: 10 Aug 2018 13:51
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/111

                Actions (login required)

                View Item