UMSurabaya Repository

Perbedaan Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Bermerek dan Ikan Asin Tidak Bermerek

Afida, Dewi Iit (2014) Perbedaan Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Bermerek dan Ikan Asin Tidak Bermerek. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (534Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Bab 1)
    Download (189Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Bab 2)
      Download (242Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (Bab 3)
        Download (153Kb) | Preview
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (293Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (87Kb)
              [img]
              Preview
              PDF (Bab 6)
              Download (84Kb) | Preview
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Registered users only

                Download (497Kb)

                  Abstract

                  Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang di awetkan dengan menambah banyak garam.Ikan asin merupakan makanan yang sangat popular di masyarakat Indonesia. Di pasar-pasar tradisional senantiasa menyediakan ikan asin yang di jual di pasar-pasar tradisional dalam jumlah cukup banyak setiap harinya. Ada kemungkinan ikan asin yang di jual di pasar-pasar tadisional dan siap di beli oleh konsumen tidak dalam keadaan baru tetapi telah menumpuk cukup lama di dalam keranjang plastic yang berisi tumpukan ikan asin. Ada beberapa bahan tambahan makanan (bahan aditif) yang dapat di tambah pada bahan makanan seperti ikan asin untuk mengawetkan makanan tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka telah di lakukan penelitian tentang pengawet formalin dalam ikan asin bermerk dan tidak bermerk yang beredar di pasar-pasar tradisional dan apakah ada perbedaan kandungan formalin pada ikan asin bermerek dan ikan asin tidak bermerek? Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahaya mengkomsumsi makanan yang mengandung formalin. Penelitian dilakukan sejak bulan Februari – Mei 2014. Jenis penelitian adalah observasional analitik. Jumlah sampel 16 ikan asin bermerk dan 16 ikan asin tidak bemerk. Variabel terikat adalah kandungan formalin dan variable bebas adalah ikan asin bermerk dan ikan asin tidak bermerk. Teknik pengumpulan data di peroleh dengan uji laboratorium. Analisa data secara observasional analitik dengan uji chi-square. Berdasarkan dari 16 sampel ikan asin tidak bermerk dan 16 sampel ikan asin, maka hasil pemeriksaan kandungan formalin pada ikan asin tidak bermerk yang positif mengandung formalin 15 sampel (93,8%) dan negative mengandung formalin 1 sampel (6,3%), sedangkankandungan formalin pada ikan asin bermerk yang positif mengandung formalin 15 sampel (93,8%) dan negative mengandung formalin 1 sampel (6,3%). Hasil perhitungan uji (Chi-Square) dengan program SPSS (Statistical Package For Social Sciences). menunjukkan nilai 0,758 yang artinya lebih besar dari Alfa (0,05), sehingga hipotesis Ho diterima dan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar kandungan formalin di dalam produk ikan antara ikan asin bermerek dan tidak bermerek.

                  Item Type: Thesis (Diploma)
                  Uncontrolled Keywords: Ikan Asin, Bahan Tambahan Makanan, Formalin
                  Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                  Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                  Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                  Date Deposited: 22 Nov 2017 13:19
                  Last Modified: 18 Aug 2018 14:01
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/1282

                  Actions (login required)

                  View Item