UMSurabaya Repository

STUDY KASUS PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER DAN OKSIGEN NASAL KANULA 3 LPM UNTUK MENGURANGI FREKUENSI SESAK NAFAS PADA PASIEN STATUS ASMATIKUS DI RSI SITI HAJAR SIDOARJO

Purwanto, Udin and Nur Mukarromah, , SKM., M. Kes. and Mundzakir, , S. Kep., Ns. M. Kep. (2014) STUDY KASUS PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER DAN OKSIGEN NASAL KANULA 3 LPM UNTUK MENGURANGI FREKUENSI SESAK NAFAS PADA PASIEN STATUS ASMATIKUS DI RSI SITI HAJAR SIDOARJO. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (317Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (148Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (333Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (141Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (229Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (128Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Repository staff only

              Download (317Kb)

                Abstract

                Asma dapat menyebabkan ketidakefektifan jalan nafas, gangguan pertukaran gas, dan gangguan pola nafas selama serangan akut. Gangguan ini dapat menimbulkan hipoksemia dari yang ringan sampai berat. Derajat arterial hypoxemia / hipoksemia arteri berhubungan dengan beratnya obstruksi jalan napas.Adapunkeluhan-keluhan yang sering muncul pada kasus ini adalah mengi/wheezing, sesak nafas, dada terasa tertekan atau sesak, batuk, retraksi otot dada, nafascupinghidung, takipnea, kelelahan, lemah, anoreksia, sianosis dan gelisah. Terapi oksigen adalah pemberian aliran gas yang mengandung oksigen > 21% sehingga terjadi peningkatan kadar oksigen dalam darah. Fungsi dari terapi oksigen adalah mempertahankan O2 dalam jaringan yang adekuat, menurunkan kerja nafas dan menurunkan kerja jantung. Penelitian ini adalah Studi Kasus dengan menerapkan tindakan keperawatan dalam asuhan keperawatan dan sampel yang digunakan sebanyak 1 responden. Data yang dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Hasil yang didapatkan dari observasi, ini menunjukkan Pasien “Nn. N“ mengalami perubahan frekuensi nafas setelah diberikan terapi oksigen nasal canul 3 lpm. Berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan frekuensi nafas pada pasien “Nn.N“ dengan diagnosis Status Asma tikus setelah dilakukan pelaksanaan pemberian posisi semi fowler dan oksigenasi nasal canul 3 lpm. Kata kunci: posisi semi fowler danoksigen nasal kanula 3 lpm.

                Item Type: Thesis (Other)
                Subjects: R Medicine > RT Nursing
                Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
                Depositing User: Users 270 not found.
                Date Deposited: 28 Nov 2017 18:01
                Last Modified: 28 Nov 2017 18:01
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/1666

                Actions (login required)

                View Item