UMSurabaya Repository

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN PRE EKLAMPSIA BERAT DI BPS SRI WAHYUNI, S.ST SURABAYA

Amalia, Riantini and Nova Elok M. , S.ST and Rachmawati Ika S, S.ST., M.Kes (2014) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN PRE EKLAMPSIA BERAT DI BPS SRI WAHYUNI, S.ST SURABAYA. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (215Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (141Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (326Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (159Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (146Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (167Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Repository staff only

              Download (88Kb)
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Repository staff only

                Download (3590Kb)

                  Abstract

                  Preeklampsia berat menjadi penyebab yang penting dari kelahiran mati dan kematian perinatal. Pada preeklampsia berat terjadi perubahan mendasar akibat peningkatan vasokonstriksi yang bersumber dari iskemia plasenta yang dapat menyebabkan gangguan fungsi vital dan menyebabkan kematian maternal dan perinatal yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif yang berupa studi kasus. Metode pendokumentasian menggunakan 7 langkah manajemen kebidanan Hellen Varney yaitu : pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, antisipasi diagnosa/masalah potensial, identifikasi kebutuhan akan tindakan segera, merencanakan asuhan secara menyeluruh, melaksanakan perencanaan dan evaluasi. Hasil yang telah didapat dari persalinan adalah GIP00000 UK 41-42 minggu, hidup, tunggal, letak kepala, intrauterin, keadaan umum ibu dan janin baik dengan preeklampsia berat. Pada masa nifas tekanan darah tinggi masih terjadi sampai hari ke-12 post SC. Terdapat kesenjangan pada implementasi yang seharusnya pada saat melakukan rujukan dilakukan persiapan baksokuda dan pada kunjungan nifas yang baru dilakukan pada hari pertama post SC serta tidak dilakukan pemeriksaan proteinuri. Kesimpulan dari hasil penelitian ini pada penanganan preeklampsia berat membutuhkan kolaborasi rujukan, komunikasi terapeutik serta kooperatifnya klien terhadap tindakan yang akan dilakukan. Kata kunci: Asuhan Kebidanan, Preeklampsia Berat

                  Item Type: Thesis (Other)
                  Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
                  Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Kebidanan
                  Depositing User: b b imas
                  Date Deposited: 23 Feb 2018 10:36
                  Last Modified: 23 Feb 2018 10:36
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/2067

                  Actions (login required)

                  View Item