UMSurabaya Repository

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN KETUBAN PECAH DINI STUDI KASUS DI RB EVA SAFITRI SIDOARJO

Wahyuningsih, Tri and Fulatul Anifah, S.ST and Umi Ma’rifah, S.ST., M.Kes (2014) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN KETUBAN PECAH DINI STUDI KASUS DI RB EVA SAFITRI SIDOARJO. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (204Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (92Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (286Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (87Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (227Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (169Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Repository staff only

              Download (85Kb)
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Repository staff only

                Download (38Kb)

                  Abstract

                  Ketuban pecah dini adalah ketuban yang pecah sebelum waktunya melahirkan pada pembukaan < 4 cm (fase laten) yang dapat terjadi lebih dari 12 jam sebelum waktunya melahirkan yang membutuhkan penanganan segera sehingga dilakukan pemantaan khusus oleh tenaga kesehatan yang sampai saat ini menjadi penyebab meningkatnya angka kematian ibu dan bayi yang tinggi akibat ketuban pecah dini. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan menejemen kebidanan menurut Hellen Varney, meliputi pengumpulan data dasar, interpretasi data, identifikasi diagnosis dan masalah potensial, identifikasi kebutuhan dan penetapan kebutuhan, perencanaan asuhan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini didapatkan diagnosa GVP22001 inpartukala I fase laten dengan KPD. Dalam persalinan didapatkan hasil bayi lahir spontan pervaginam, jenis kelamin perempuan dengan BB 2800 gram dan PB 48 cm. Pada saat nifas ditemukan Ny. R dan bayi dalam keadaan fisiologis sehingga tidak ada tanda-tanda komplikasi yang membahayakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bidan memiliki peran dalam melakukan asuhan secara kolaborasi terhadap ketuban pecah dini sehingga dibutuhkan tindakan dengan dokter kandungan sebagai mitra kerja. Bidan telah tepat dalam mengambil keputusan dan merencanakan tindakan yang akan dilakukan. Kata kunci: Asuhan kebidanan, Ketuban Pecah Dini (KPD)

                  Item Type: Thesis (Other)
                  Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
                  Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Kebidanan
                  Depositing User: b b imas
                  Date Deposited: 23 Feb 2018 13:55
                  Last Modified: 23 Feb 2018 13:55
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/2088

                  Actions (login required)

                  View Item