UMSurabaya Repository

Efektivitas Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana) dalam Penyembuhan Luka Iris pada Mencit Jantan (Mus Musculus) dan Implementasinya sebagai Media Edukasi Kesehatan Masyarakat

Karliana, Legita (2018) Efektivitas Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana) dalam Penyembuhan Luka Iris pada Mencit Jantan (Mus Musculus) dan Implementasinya sebagai Media Edukasi Kesehatan Masyarakat. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (1095Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (95Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (379Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (291Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (243Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (85Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (2824Kb)

                Abstract

                Tanaman Bidara (Ziziphus mauritiana) merupakan salah satu jenis tanaman yang berkhasiat dalam penyembuhan berbagai macam penyakit karena adanya senyawa aktif yang terkandung didalamnya seperti alkaloid, glikosida, saponin, flavonoid, terpenoid dan fenolik serta memiliki aktifitas antioksidan yang paling baik pada daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun Bidara (Ziziphus mauritiana) efektif dalam penyembuhan luka iris pada mencit jantan (mus musculus) dan media edukasi kesehatan masyarakat yang dapat dibuat dari penelitian ini. Sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat. Jenis penelitian adalah eksperimental, dengan desain RAL. Ada 3 perlakuan yang diberikan yaitu pemberian ekstrak daun bidara (P), pemberian betadine (K+) dan kontrol negatif tanpa pemberian ekstrak daun bidara dan betadine, dengan 9 replikasi. Kriteria penyembuhan luka adalah kemerahan (eritema), pertautan kedua tepi luka dan tanda-tanda inveksi. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai rata-rata kriteria penyembuhan luka yaitu pada perlakuan P (pemberian ekstrak daun bidara) memiliki skor sebesar 2,81, perlakuan K+ (peberian betadine) sebsar 2,83 dan perlakuan K- (tanpa pemberian ekstrak daun bidara dan betadine) sebesar 2,65. Data statistik dari uji kruskal wallis menunjukkan bahwa Ekstrak daun bidara (ziziphuz mauritiana) efektif dalam penyembuhan luka iris dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari a(0,05). Pada uji mann whitney, perbandingan dari perlakuan P dan K+ menunjukkan tidak adanya perbedaan atau keduanya sama efektif dalam penyembuhan luka iris, dengan nilai signifikan sebesar 0,407 dimana p > a (0,05), sedangkan pada perbandingan P dan K- serta K+ dan K- menunjukkan adanya perbedaan dengan nilai signifikan kedua perbandingan sebesara 0,000 dimana nilai p < a. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Pemberian ekstrak daun bidara (ziziphuz mauritiana) efektif dalam penyembuhan luka iris.

                Item Type: Thesis (Undergraduate)
                Uncontrolled Keywords: Bidara, , Ekstrak Daun, Luka Iris, Ziziphus mauritiana
                Subjects: L Education > L Education (General)
                Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
                Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 24 Sep 2018 11:15
                Last Modified: 24 Sep 2018 11:15
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/2497

                Actions (login required)

                View Item