UMSurabaya Repository

Bioaktivitas Perasan Daun Sawo Manila (Manilkara zapota linn) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

Ismayanti, Yulia (2017) Bioaktivitas Perasan Daun Sawo Manila (Manilkara zapota linn) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img] PDF (Pendahuluan)
Download (462Kb)
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (30Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (138Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (54Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (41Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (14Kb)
              [img] PDF (Lamiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (333Kb)

                Abstract

                Penyakit infeksi yang disebabkan Staphylococcus aureus merupakan salah satu permasalahan dalam bidang kesehatan yang terus berkembang. Prevalensi infeksi kulit pada negara berkembang berkisar antara 20% - 80%. Penyakit kulit termasuk dalam 10 penyakit terbesar pada rawat jalan di Rumah Sakit di Indonesia. Menurut Depkes RI tahun 2008 prevalensi infeksi luka sebesar 25,4%. Infeksi luka pasca operasi penyebab paling sering infeksi nosokomial yaitu sekitar 38% disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Untuk mengobati menggunakan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik menyebabkan resistensi bakteri terhadap zat antibiotik dan penggunaan antibiotik jangka panjang dapat menimbulkan kerusakan organ. Salah satu alternatif dengan memanfaatkan tanaman obat yang berasal dari tumbuhan salah satunya daun sawo manila (Manilkara zapota Linn). Daun sawo manila bersifat antimikroba. Senyawa bioaktif pada daun sawo manila diantaranya Flavonoid, saponin, dan tannin. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perasan daun sawo manila terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian eksperimental dengan sampel Staphylococcus aureus murni yang dipindah dari biakan murni di media NAS. Dalam penelitian terdapat 11 perlakuan. Setiap perlakuan masing-masing 3 kali pengulangan. Data pertumbuhan Staphylococcus aureus melalui uji laboratorium. Teknik analisis data menggunakan ANOVA dilanjutkan uji Tukkey HSD melalui program SPSS16.0. Berdasarkan hasil penelitian Bioaktivifitas perasan daun Sawo manila (Manilkara zapota Linn) pada uji ANOVA di dapatkan angka probabilitas 0,000 dan terdapat pengaruh pada pertumbuhan Staphylococcus aureus. Dilanjutkan dengan uji Tukkey HSD konsentrasi efektif untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada konsentrasi 70%. Dari data diatas dapat disimpulkan ada pengaruh perasan daun Sawo (Manilkara zapota Linn) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Daun sawo manila (Manilkara zapota Linn), Staphylococcus aureus
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 09 Nov 2017 08:58
                Last Modified: 10 Aug 2018 11:36
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/390

                Actions (login required)

                View Item