UMSurabaya Repository

Hubungan Bayi Prematur Dengan Kejadian Persistent Pulmonary Hypertension Of The Newborn or neonatus (PPHN) Di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang

Faadhilah, Aisyah (2020) Hubungan Bayi Prematur Dengan Kejadian Persistent Pulmonary Hypertension Of The Newborn or neonatus (PPHN) Di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (1890Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Bab 1)
    Download (1415Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Bab 2)
      Download (2222Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (Bab 3)
        Download (1480Kb) | Preview
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (1549Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (1626Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Registered users only

              Download (1514Kb)
                [img] PDF (Bab 7)
                Restricted to Registered users only

                Download (1514Kb)
                  [img] PDF (Lampiran)
                  Restricted to Registered users only

                  Download (2203Kb)

                    Abstract

                    Persistent pulmonary hypertension of the newborn (PPHN) adalah suatu kondisi yang terjadi karena peningkatan resistensi terhadap pembuluh darah di paru-paru yang terjadi secara persisten setelah bayi lahir. Hal ini dapat dikaitkan dengan penyakit jantung bawaan seperti pirau kanan-ke-kiri melalui formaen ovale (PFO) atau paten ductus arteriosus (PDA) karena kesalahan transisi sirkulasi darah janin ke neonatus. Meskipun PPHN selalu dikaitkan dengan kelahiran pada bayi postterm, kasus PPHN sering ditemukan pada bayi prematur. Bayi dengan kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi pada usia kehamilan 20-37 minggu. Kasus bayi yang lahir dengan PPHN cukup besar yaitu 1,9% per 1000 kelahiran hidup. PPHN bisa berakibat fatal, menyebabkan angka kematian berkisar antara 4 hingga 33%. Insiden kelahiran prematur di Indonesia diperkirakan 7-14%, sekitar 459.200 - 900.000 bayi per tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara bayi prematur dan hipertensi paru persisten pada bayi baru lahir (PPHN) di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang dan untuk melihat karakteristik serta melakukan analisis terhadap variabel-variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah semua bayi prematur di NICU Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Semua sampel berasal dari rekam medis pada Januari-Desember 2018. Hasil penelitian ini memperoleh tingkat signifikansi p < 0,05 sehingga keputusan yang diambil adalah menolak H0. Dan hasil yang diperoleh koefisien korelasi (ρ) = 0,485. Dalam analisis tabulasi silang, proporsi dengan korelasi tertinggi adalah Bayi Late Preterm dengan PPHN berat 46,7%. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara bayi prematur dan PPHN di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang dan memiliki hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel tersebut. Studi lebih lanjut tentang penelitian ini dapat dilakukan pada populasi yang lebih luas.

                    Item Type: Thesis (Undergraduate)
                    Uncontrolled Keywords: Persistent pulmonary hypertension of the newborn, PPHN, Bayi Prematur
                    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
                    R Medicine > RJ Pediatrics
                    Divisions: 05. Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
                    Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                    Date Deposited: 27 Aug 2020 10:33
                    Last Modified: 27 Aug 2020 10:33
                    URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/4253

                    Actions (login required)

                    View Item