UMSurabaya Repository

Pemanfaatan Pemberian Ampas Nanas (Ananas comosus L.Merr) dalam Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Minyak Segar

Sani, Lina Puspitasari (2017) Pemanfaatan Pemberian Ampas Nanas (Ananas comosus L.Merr) dalam Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Minyak Segar. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img] PDF (Pendahuluan)
Download (641Kb)
    [img] PDF (Bab 1)
    Download (166Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Download (409Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Download (329Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Download (436Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Download (83Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (1209Kb)

                Abstract

                Minyak jelantah merupakan minyak yang dihasilkan dari sisa penggorengan kebutuhan rumah tangga baik dari minyak kelapa maupun minyak sawit yang bersifat karsinogenik. Penggorengan yang berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan atau perubahan yang terjadi pada minyak atau lemak, dari segi fisik yaitu timbulnya bau dan rasa dalam lemak atau bahan pangan berlemak yang menyebabkan ketengikan, warna lebih gelap sedangkan secara kimia yaitu kenaikan kandungan asam lemak serta kandungan peroksida (Oktaviani, 2009). Salah satu upaya pengendalian minyak jelantah dapat dilakukan dengan cara pemberian antioksidan yaitu senyawa flavonoid. Flavonoid ditemukan pada ampas nanas yang berperan memperlambat terjadinya oksidasi, akibatnya proses terurainya asam lemak berangsur lebih lambat sehingga minyak goreng dapat disimpan lebih lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pemberian ampas nanas (Ananas Comosus Linn merr) dalam pengolahan minyak jelantah menjadi minyak segar dengan jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 24 sampel, dan pengulangan ini adalah 4 kali. Waktu pemeriksaan dilakukan pada April 2017 di Laboratorium Kimia Analis Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hasil penelitian kadar bilangan peroksida diketahui rata – rata signifikan pada kosentrasi 0,5% sebesar 7,840. Kadar bilangan asam diketahui rata – rata signifikan pada kosentrasi 0,5% sebesar 0,195 Sedangkan absorbansi warna minyak jelantah memiliki rata-rata signifikan pada kosentrasi 0,5% sebesar 0,673. Permberian ampas nanas dalam pengolahan minyak jelantah menjadi minyak segar dengan nilai p (sig) = 0,000 dimana lebih kecil dari 0,05.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Kadar Bilangan peroksida, Asam, Absorbansi warna minyak, Ampas nanas, Minyak jelantah
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 09 Nov 2017 16:15
                Last Modified: 10 Aug 2018 14:06
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/456

                Actions (login required)

                View Item