UMSurabaya Repository

Pengaruh Perasan Bawang Putih (Allium sativum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococus aureus

Sayyidi, Sayyidi (2015) Pengaruh Perasan Bawang Putih (Allium sativum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococus aureus. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img] PDF (Pendahuluan)
Download (368Kb)
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (285Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (405Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (260Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (318Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (85Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (789Kb)

                Abstract

                Senyawa–senyawa bioaktif yang berkhasiat pada Bawang putih diantaranya senyawa Allicin, Tanin, Alkaloid, dan Saponin memiliki sifat anti radang, anti diuretika, anti analgetika dan anti bakteri (bakteriostatik) pada beberapa bakteri patogen yang salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Dimana senyawa tersebut dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit diantaranya mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mencegah serangan jantung, dan lain lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Perasan bawang putih terhadap pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsetrasi terkecil pada perasan Bawang putih yang dapat menghambat pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah maam-macam bakteri murni yang ditumbuhkan pada media MSA (Manitol Salt Agar). Sampel dalam penelitian ini adalah Staphylococcus aureus murni, sedangkan jumlah pengulangan sampelnya sebanyak 4 perlakuan, dalam penelitian ini adalah P1 (100%), P2 (50%), P3 (25%), P4 (12,5%), P5 ( 6,25%), P6 (3,125%), P7 (Control). Data pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus diperoleh dengan cara observasi tidak langsung, yaitu dengan melalui uji laboratorium dan Tekhnik pengumpulan datanya menggunakanuji Kruskal-Wallis dengan tingkat kesalahan 5% (0,05) dan dilanjutkan dengan Uji Mann Whitney melalui program SPSS 17,0. Berdasarkan hasil penelitian uji anti bakteri perasan Bawang putih (Allium sativum Linn) pada Uji Kruskal-Wallis didapatkan angka probabilitas 0,000 dan terdapat pengaruh pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Dilanjutkan dengan Uji Mann – Whitney pada konsentrasi 25% dan 12,5% dan di dapatkan nilai Sig 0,011 dan konsentrasi 25% lebih efektif dalam membunuh pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Perasan Bawang putih terhadap pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Bawang putih, Staphylococcus aureus
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Analis Kesehatan
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 09 Nov 2017 17:06
                Last Modified: 13 Aug 2018 12:11
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/469

                Actions (login required)

                View Item