UMSurabaya Repository

Perbandingan Proses Penyembuhan Luka Sirkumsisi dengan Teknik elektrokauter Pada rentang usia Anak di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Sidoarjo

Fadhyki, Arsiyoga Bimo (2020) Perbandingan Proses Penyembuhan Luka Sirkumsisi dengan Teknik elektrokauter Pada rentang usia Anak di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Sidoarjo. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya .

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF (Bab 2)
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF (Bab 3)
Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
PDF (Bab 4)
Download (1MB) | Preview
[img] PDF (Bab 5)
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab 6)
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab 7)
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Sirkumsisi dilakukan pada laki-laki diseluruh dunia dengan alasan berbeda-beda disetiap negara, dan dengan berbagai teknik yang bermacam-macam. Hal ini memungkinkan adanya efek yang dapat diamati dan beberapa efek yang mungkin terlewatkan. Belum terdapat penelitian yang mengamati proses penyembuhan psirkumsisi terhadap faktor usia pasien. Tujuan: Membandingkan proses penyembuhan luka sirkumsis terhadap usia pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik Cross sectional dengan kuota Total sampling menggunakan kuesioner di RS Aisyiyah Siti Fatimah. Uji statistik menggunakan Chii- Square. Hasil: Dari 59 responden didapat 6 responden sembuh di hari ke tiga pasca sirkumsisi dan 53 responden tidak sembuh, dari Analisa chi square tidak didapatkan adanya perbedaan kecepatan penyembuhan luka sirkumsisi pada masing-masing rentang usia. Penyembuhan luka sirkumsisi paling cepat terjadi pada anak usia 11 tahun. Sedangkan penyembuhan luka sirkumsisi paling lambat terjadi pada anak usia 8 tahun, namun tidak didapatkan hubungan signifikan terhadap usia dan kecepatan penyembuhan luka responden. Kesimpulan: Kecepatan penyembuhan luka pada sirkumsisi anak tidak didapat dari teknik elektrokauter yang dilakukan. Faktor kebersihan, pola makan, dan faktor komorbid memiliki pengaruh terbesar terhadap proses penyembuhan luka sikumsisi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sirkumsisi, Elektrokauter, Penyembuhan luka, anak-anak
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 05. Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
Date Deposited: 15 Jun 2021 15:04
Last Modified: 15 Jun 2021 15:13
URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/5302

Actions (login required)

View Item View Item