UMSurabaya Repository

Perlindungan Hukum atas pengguguran kandungan korban Perkosaan di Tinjau dari Hukum Nasioanal

ardianto, ari and Hariri, Achmad (2021) Perlindungan Hukum atas pengguguran kandungan korban Perkosaan di Tinjau dari Hukum Nasioanal. Perlindungan Hukum atas pengguguran kandungan korban Perkosaan di Tinjau dari Hukum Nasioanal, 2 (3). pp. 218-237. ISSN 2721-1967

[img]
Preview
PDF (Artikel Asli) - Published Version
Download (669Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Hasil Plagiasi)
    Download (3699Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Peer Review)
      Download (474Kb) | Preview

        Abstract

        Tindak pidana pemerkosaan di Indonesia semakin hari semakin meningkat, perbuatan perkosaan tersebut terjadi bahkan di tempat-tempat umum. Perbuatan perkosaan ini sangat merugikan korban nya, karena mempunyai dampak negatif seperti trauma psikologis dan terjadinya kehamilan yang tidak dikehendaki. Dari dampak kehamilan itulah seringkali pengguguran kandungan dijadikan jalan alternatif agar kehamilan tersebut tidak menyebabkan trauma psikologis bagi korbannya. Namun sampai sekarang masih menjadi perdebatan apakah korban perkosaan yang mengalami kehamilan dan menggugurkan kandungannya apakah mendapatkan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbuatan pengguguran kandungan yang dilakukan oleh korban perkosaan dapat dibenarkan dan dilindungi oleh hukum yang berlaku dan bagaimanakah upaya hukum nya. Penelitian ini adalah yuridis Normatif dengan pendekatan Statute Approach. Hasil dari penelitian ini adalah korban perkosaan yang melakukan pengguguran kandungan mendapatkan perlindungan Hukum yaitu diatur pada Pasal 75 UU No. 36 Tahun 2009 kesehatan Jo Pasal 31 ayat 1 dan 2 PP. No. 61 Tahun 2014 tentang kesehatan reproduksi. Dengan memenuhi ketentuan dan sarat sebagaimana dimaksud pada Pasal 76 UU No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan Jo Pasal 34 Ayat (1) dan (2) PP. No. 61 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Reproduksi. Kesimpulan yang didapat adalah korban perkosaan mendapatkan perlindungan dan dibenarkan oleh hukum yang berlaku namun harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

        Item Type: Article
        Subjects: K Law > K Law (General)
        Divisions: Jurnal > Fakultas Hukum
        Depositing User: ACHMAD HARIRI HARIRI
        Date Deposited: 27 Sep 2021 12:04
        Last Modified: 27 Sep 2021 12:04
        URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/5478

        Actions (login required)

        View Item