UMSurabaya Repository

STUDI DEFORMASI BENTANG TENGAH JEMBATAN SURAMADU AKIBAT PENGARUH TRAFFIC LOAD MENGGUNAKANAN ANALISIS GPS TYPE GEODETIC

Bashofi, Ahmad and Zainal Abidin, Ir. MT (2014) STUDI DEFORMASI BENTANG TENGAH JEMBATAN SURAMADU AKIBAT PENGARUH TRAFFIC LOAD MENGGUNAKANAN ANALISIS GPS TYPE GEODETIC. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (72Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (40Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (1614Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (1019Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (175Kb)
            [img] PDF (BaB 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (22Kb)
              [img] PDF (lampiran)
              Restricted to Repository staff only

              Download (516Kb)

                Abstract

                Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal). Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge). Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah 4,5 triliun rupiah. Sebuah jembatan mencirikan dua macam deformasi, yaitu gerakan jangka panjang dan gerakan jangka pendek. Gerakan jembatan jangka pendek disebut dengan difleksi (diflection), karena objek yang terdeformasi akan kembali ke posisi dan bentuknya semula jika terlepas dari seluruh muatannya. Akibat penggunaan yang semakin meningkat yaitu saat ini rata-rata dilalui 35.000 sepeda motor serta 23.000 mobil per harinya, Dalam penelitian ini, teknologi GPS akan digunakan untuk memantau besarnya deformasi yang terjadi pada jembatan Suramadu. Pemanfaatan GPS secara kinematik ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pergerakan vertikal jembatan Suramadu akibat satuan mobil penumpang yang melintasinya. Kata kunci : GPS, Jembatan Suramadu, Deformasi, Beban Lalu Lintas

                Item Type: Thesis (Other)
                Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
                Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
                Fakultas Teknik > Teknik Sipil
                Depositing User: Users 322 not found.
                Date Deposited: 13 Nov 2017 17:34
                Last Modified: 13 Nov 2017 17:34
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/671

                Actions (login required)

                View Item