UMSurabaya Repository

LANGUAGE VARIETIES IN WAYANG WONG’S SCENARIO ENTITLED “RANJAPAN ABIMANYU”

Hoir, Shobahul and Drs. H. Djoko Soeloeh Marhaen, M.A and Drs. Djoko Ardityawan, M.Pd (2012) LANGUAGE VARIETIES IN WAYANG WONG’S SCENARIO ENTITLED “RANJAPAN ABIMANYU”. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (PENDAHULUAN)
Download (525Kb) | Preview
    [img] PDF (BAB 1)
    Restricted to Repository staff only

    Download (660Kb)
      [img] PDF (BAB 2)
      Restricted to Repository staff only

      Download (629Kb)
        [img] PDF (BAB 3)
        Restricted to Repository staff only

        Download (446Kb)
          [img] PDF (BAB 4)
          Restricted to Repository staff only

          Download (453Kb)
            [img] PDF (BAB 5)
            Restricted to Repository staff only

            Download (301Kb)
              [img] PDF (LAMPIRAN)
              Restricted to Repository staff only

              Download (1129Kb)

                Abstract

                Keywords: Sosiolinguistik, Bahasa Jawa, Wayang Penelitian ini merupakan penelitian sosiolinguistik. Holmes (2001:1) mengatakan bahwa sosiolinguistik adalah studi antara bahasa dan masyarakat. Ini berarti adanya perbedaan dalam berbicara karena konteks sosial yang berbeda. Berdasarkan definisi di atas, bahasa dan masyarakat memiliki hubungan dekat. Fenomena bahasa seperti di atas sering terjadi dalam masyarakat, salah satunya adalah ragam bahasa yang biasanya terjadi dalam masyarakat dwibahasa atau multibahasa. Penelitian ini difokuskan pada ragam bahasa bahasa Jawa yang digunakan dalam skenario Wayang wong yang berjudul "Ranjapan Abimanyu" dan apakah ada fenomena campur kode atau alih kode. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang mengidentifikasi setiap kalimat, dan kemudian mengklasifikasikan, dan pada akhirnya menganalisa setiap kalimat. Penelitian ini menganalisa dua kali. Pertama, menganalisa Bahasa Jawa yang menggunakan teori dari Sasangka (2009:26), sebuah kalimat Jawa dapat diklasifikasikan sebagai ngoko, madya, atau krama berdasarkan leksikon pada kalimat itu. Analisa kedua adalah apakah dalam skenario ini terdapat fenomena alih kode atau campur kode. Temuan penelitian ini adalah Orang Jawa dewasa ini hanya menggunakan dua jenis tingkat Bahasa Jawa yakni ngoko (ngoko lugu dan ngoko alus), dan krama (krama lugu dan krama alus). Hal ini ditunjukkan dari dialog dalam skenario wayang wong tersebut. Dalam skenario dapat ditemukan kalimat ngoko (ngoko lugu dan ngoko alus), krama (krama lugu dan krama alus), dan beberapa kata dari Bahasa Kawi (Bahasa Jawa Kuno). Campur kode tidak dapat ditemukan dalam skenario tapi alih kode masih dapat ditemukan.

                Item Type: Thesis (Other)
                Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
                Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
                Depositing User: b b putri
                Date Deposited: 14 Nov 2017 20:23
                Last Modified: 14 Nov 2017 20:23
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/790

                Actions (login required)

                View Item