UMSurabaya Repository

Perbandingan Pertumbuhan Aspergillus sp. Pada Bumbu Pecel Siap Saji Yang disimpan di Suhu Ruang dan Suhu Lemari Es

Rahmawati, Nur Fahmi (2014) Perbandingan Pertumbuhan Aspergillus sp. Pada Bumbu Pecel Siap Saji Yang disimpan di Suhu Ruang dan Suhu Lemari Es. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (837Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (89Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (354Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (130Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (122Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (68Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Registered users only

              Download (63Kb)
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Registered users only

                Download (384Kb)

                  Abstract

                  Pecel merupakan salah satu menu makanan yang menggunakan campuran beberapa sayuran dan bumbu kacang. Bumbu pecel mengandung karbohidrat, lemak, serta konsentrasi gula yang tinggi, kandungan ini sangat cocok untuk pertumbuhan jamur Aspergillus sp. Selama proses penyimpanan, bumbu pecel yang sudah terkontaminasi oleh jamur akan berubah semula berwarna coklat menjadi coklat kehitaman dan berbau tengik. Suhu optimum kebanyakan jamur adalah suhu ruang, suhu terentang antara 25-30°C. Suhu lemari es merupakan suhu penyimpanan yang diupayakan agar makanan terhindar dari kontaminasi mikroba dan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan pertumbuhan Aspergillus sp. pada bumbu pecel siap saji yang disimpan pada suhu ruang dan suhu lemari es. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah Bumbu pecel produksi home industri yang dijual di pasar tradisional, jumlah sampel adalah 16 sampel pada masing-masing perlakuan yakni suhu ruang dan suhu lemari es. Variabel bebasnya adalah Suhu ruang dan suhu lemari es, sedangkan yang menjadi variable terikatnya adalah Pertumbuhan Aspergillus sp. Data pertumbuhan jamur Aspergillus sp. diperoleh dengan cara observasi tidak langsung, yaitu dengan melalui uji laboratorium dan tehnik analisis datanya menggunakan uji chi- square dengan tingkat kesalahan 5% (0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penyimpanan pada suhu ruang tidak menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus sp., sedangkan pada suhu lemari es dapat menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus sp. Dapat disimpulkan ada perbedaan pertumbuhan Aspergillus sp. pada bumbu pecel yang disimpan pada suhu ruang dan suhu lemari es.

                  Item Type: Thesis (Diploma)
                  Uncontrolled Keywords: Bumbu pecel, Aspergillus sp.
                  Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                  Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                  Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                  Date Deposited: 16 Nov 2017 12:14
                  Last Modified: 18 Aug 2018 16:59
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/923

                  Actions (login required)

                  View Item