UMSurabaya Repository

Perbedaan Asupan ASI dan Susu Formula Terhadap Kadar Bilirubin Pada Neonatus Ikterus

Indrasari, Juli (2014) Perbedaan Asupan ASI dan Susu Formula Terhadap Kadar Bilirubin Pada Neonatus Ikterus. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (402Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Bab 1)
    Download (146Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Bab 2)
      Download (260Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (Bab 3)
        Download (181Kb) | Preview
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (251Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (123Kb)
              [img]
              Preview
              PDF (Bab 6)
              Download (82Kb) | Preview
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Registered users only

                Download (1156Kb)

                  Abstract

                  Bilirubin merupakan produk akhir degradasi hemoglobin dan dibentuk dalam sistem retikuloendotelial. Ikterus menjadi permasalahan utama dalam sistem hepatik neonatal karena peningkatan kadar bilirubin tak terkojugasi serum sebagai akibat dari lisis sel darah merah. Ikterus ASI menimpa 5% bayi yang diberi minum ASI dan tidak mengkhawatirkan karena ASI mengandung berbagai kolostrum salah satunya membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi pertama dan bermanfaat membersihkan tubuh bayi dari bilirubin. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada perbedaan kadar bilirubin dengan asupan ASI dan susu formula pada neonatus ikterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar bilirubin pada neonatus ikterus dengan asupan ASI, untuk menganalisis kadar bilirubin neonatus ikterus dengan asupan susu formula, untuk menganalisis perbedaan kadar bilirubin pada neonatus ikterus dengan asupan ASI dan susu formula. Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional analitik. Populasi yang diambil sebanyak 2 kelompok populasi yaitu kelompok ASI sebanyak 30 sampel dan kelompok susu formula sebanyak 30 sampel. Populasi yang digunakan ditentukan pada usia 0 – 28 hari. Mendapat asupan ASI dan susu formula mulai bula februari sampai maret 2014, kadar bilirubin diatas 4 mg/dl. Teknik sampling non random. Data di analisa menggunakan uji “T”. Dari hasil pemeriksaan kadar bilirubin diketahui bahwa rata-rata kadar bilirubin asupan ASI sebesar 8.81 mg/dl, sedangkan rata-rata asupan susu formula sebesar 8.92 mg/dl dari segi rata-rata terdapat perbedaan tetapi hasil pengujian statistik menunjukkan tidak ada perbedaan kadar bilirubin pada nepnatus ikterus dengan asupan ASI dan susu formula, dengan nilai signifikan lebih dari 0.05 (5%).

                  Item Type: Thesis (Diploma)
                  Uncontrolled Keywords: Bilirubin, Ikterus
                  Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                  Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Analis Kesehatan
                  Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                  Date Deposited: 16 Nov 2017 14:21
                  Last Modified: 18 Aug 2018 15:17
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/941

                  Actions (login required)

                  View Item