UMSurabaya Repository

Pengaruh Lama Penyimpanan Serum Kumpulan (Pooled Sera) Pada Freezer dan Refrigerator Terhadap Kadar Kolesterol Dan Kadar Trigliserida

Wulandari, Sri (2014) Pengaruh Lama Penyimpanan Serum Kumpulan (Pooled Sera) Pada Freezer dan Refrigerator Terhadap Kadar Kolesterol Dan Kadar Trigliserida. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (364Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (163Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (296Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (103Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (418Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (156Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Registered users only

              Download (84Kb)
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Registered users only

                Download (730Kb)

                  Abstract

                  Hasil pemeriksaan yang dikeluarkan laboratorim klinik harus valid dan harus memenuhi akurasi dan presisi, memperhatikan variasi analitik, sehingga sebelum kita mengerjakan pemeriksaan laboratorium seharusnya penting dilakukan pemeriksaan serum kontrol yang sudah diketahui nilainya. Pooled sera merupakan campuran dari bahan sisa serum pasien yang sehari – harinya dikirim kelaboratorium. Yang memiliki kriteria : Serum yang dipakai tidak boleh ikterik/hemolitik. Kolesterol adalah lemak darah yang disintesis dihati serta ditemukan dalam sel darah merah, membran sel, dan otot. Kira – kira sebanyak 70% kolesterol diesterifikasikan (dikombinasi dengan asam lemak), serta 30% dalam bentuk yang bebas. Trigliserida adalah lemak netral suatu ester gliserol yang terbentuk dari 3 asam lemak dan gliserol. Apabila terdapat satu asam lemak dalam ikatan dengan gliserol maka dinamakan monogliserida. Fungsi utama trigliserida adalah sebagai zat energi. Lemak disimpan di dalam tubuh dalam bentuk trigliserida. Dari hasil penelitian dan analisa data pada sampel diketahui bahwa rata-rata kadar kolesterol yang disimpan dalam freezer adalah 142,07 mg/dL sedangkan rata- rata kadar kolesterol pada refrigerator adalah 161,89 mg/dL. Dan rata-rata kadar trigliserida yang disimpan dalam freezer adalah 112,89 mg/dL sedangkan rata – rata kadar trigliserida yang disimpan dalam refrigerator adalah 140,46 mg/dL. Analisa uji Regresi Linier adalah lama penyimpanan dalam Freezer terhadap hasil kadar kolesterol dan kadar trigliserida menunjukkan bahwa signifikansi dari perlakuan adalah 0.000, jika dibandingkan dengan nilai α = < 0.05 maka, Ho ditolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan dalam refrigerator terhadap kadar kolesterol menunjukkan bahwa signifikansi dari perlakuan adalah 0.532, jika dibandingkan dengan nilai α = < 0.05 , dan terhadap kadar trigliserida menunjukkan bahwa signifikansi dari perlakuan adalah 0.131, jika dibandingkan dengan nilai α = < 0.05 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Ho diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara perlakuan lama penyimpanan.

                  Item Type: Thesis (Diploma)
                  Uncontrolled Keywords: Kadar kolesterol, Kadar trigliserida, pooled sera
                  Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                  Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                  Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                  Date Deposited: 17 Nov 2017 12:15
                  Last Modified: 18 Aug 2018 17:51
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/1001

                  Actions (login required)

                  View Item