UMSurabaya Repository

Perbedaan Kadar Hemoglobin Menggunakan Alat Hematology Analyzer Dengan Pemberian Anti Koagulan EDTA Konvensional Dan EDTA Vacutainer

Astuti, Indah Puji (2016) Perbedaan Kadar Hemoglobin Menggunakan Alat Hematology Analyzer Dengan Pemberian Anti Koagulan EDTA Konvensional Dan EDTA Vacutainer. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (296Kb) | Preview
    [img] PDF (Bab 1)
    Restricted to Registered users only

    Download (161Kb)
      [img] PDF (Bab 2)
      Restricted to Registered users only

      Download (190Kb)
        [img] PDF (Bab 3)
        Restricted to Registered users only

        Download (180Kb)
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (106Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (85Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (877Kb)

                Abstract

                Pemeriksaan hemoglobin banyak diminta para dokter untuk membantu menegakkan diaknosis penyakit, oleh karena itu pemeriksaan laboratorium harus dilakukan dengan baik menurut prosedur yang telah ada sehingga didapatkan hasil yang tepat. Penanganan sampel termasuk pemberian antikoagulan merupakan hal yang mutlak yang harus diperhatikan guna mendapatkan hasil pemeriksaan hemoglobin yang tepat. Ketetapan dosis EDTA konvensional sangat tergantung pada keterampilan dan ketelitian petugas laboratorium, sedangkan EDTA vacutainer mempunyai perbandingan dosis anti koagulan dengan volume darah yang tepat. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin menggunakan alat Hematologi Analyzer dengan pemberian antikoagulan EDTA konvensional dan EDTA vacutainer. Sampel darah yang diperiksa adalah 16 dari pasien yang dirawat inap di RSIM Sumberrejo-Bojonegoro yang masuk bulan Mei 2016, kemudian diambil darah vena sebanyak 6 ml. 3 ml untuk EDTA konvensional dan 3 ml lagi dimasukkan kedalam EDTA vacutainer. masing masing sampel diperiksa kadar hemoglobinnya dengan alat Hematologi Analyzer URIT-3000 Plus. Dari analisis statistik dengan uji T Berpasangan menggunakan program SPSS 16.0 didapatkan P= 0,474>0,05 yang berarti tidak ada perbedaan kadar hemoglobin menggunakan alat Hematologi Analyzer dengan pemberian antikoagulan EDTA konvensional dan EDTA vacutainer.

                Item Type: Thesis (Diploma)
                Uncontrolled Keywords: Kadar hemoglobin, EDTA konvensional, EDTA vacutainer
                Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Analis Kesehatan
                Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                Date Deposited: 20 Nov 2017 15:40
                Last Modified: 11 Aug 2018 13:44
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/1139

                Actions (login required)

                View Item