UMSurabaya Repository

Hubungan Antara Regulasi Emosi dan Pengendalian Impuls dengan Kekambuhan Pada Penderita Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya

Chusanti, Lia (2018) Hubungan Antara Regulasi Emosi dan Pengendalian Impuls dengan Kekambuhan Pada Penderita Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (318Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Bab 1)
    Download (107Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Bab 2)
      Download (292Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (Bab 3)
        Download (205Kb) | Preview
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (334Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (85Kb)
              [img] PDF (Lampiran)
              Restricted to Registered users only

              Download (1252Kb)

                Abstract

                Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang menimbulkan disabilitas yang cukup luas,serta dicirikan oleh suatu siklus kekambuhan dan remidi. Kekambuhan merupakan gambaran yang umum perjalanan yang siklik dari skizofrenia dan akan terjadi pada banyak pasien. Faktor yang dapat mempengaruhi kekambuhan pasien skizofrenia salah satunya family resilience. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuihubungan antara regulasi emosi dan pengendalian impuls dengan kejadian kekambuhan pada penderita skizofrenia Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Desain penelitian ini adalah Analitik corelational dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada Januari-Desember 2017 sebanyak 23.209 kunjungan, tehnik sampling menggunakan consecutive sampling didapatkan 68 sampel. Variabel independen adalah regulasi emosi dan pengendalian impuls dan variabel dependen adalah kekambuhan. Menggunakan uji statistik spearman rhan test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki regulasi emosi cukup sebanyak 52 responden (76,5%), pengendalian impuls cukupyaitu sebanyak 40 responden (58,8%), kekambuhan jarang yaitu sebanyak 42 responden (61,8%). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan spearman rhank test didapatkan hasil bahwa nilai signifikan regulasi emosi adalah Ƥ=0,001<α = 0,05, artinya ada hubungan antara regulasi emosi dengan kekambuahan pada pasien skizofrenia, untuk pengendalian impuls adalah Ƥ=0,005<α = 0,05, artinya ada hubungan antara pengendalian impuls dengan kekambuahan pada pasien skizofrenia. Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa family resilience mempunyai hubungan yang erat dengan kekambuhan pasien maka dibutuhkan aspek-aspek yang membentuk family resilience seperti regulasi emosi dan pengendalian impuls untuk meminimalkan gejala kekambuhan. Kata Kunci : Skizofrenia, Kekambuhan, Regulasi Emosi, Pengendalian Impuls.

                Item Type: Thesis (Undergraduate)
                Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
                Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
                Depositing User: b b putri
                Date Deposited: 05 Apr 2019 10:02
                Last Modified: 16 Jun 2020 18:13
                URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/3135

                Actions (login required)

                View Item