UMSurabaya Repository

Perbedaan Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Berdasarkan Konsentrasi Media Biji Kurma (Phoenix dactylifera L.)

Fitri, Mohammad Takbir Aidil (2019) Perbedaan Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Berdasarkan Konsentrasi Media Biji Kurma (Phoenix dactylifera L.). Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[img]
Preview
PDF (Pendahuluan)
Download (2025Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Bab 1)
    Download (1553Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Bab 2)
      Download (2001Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (Bab 3)
        Download (4Mb) | Preview
          [img] PDF (Bab 4)
          Restricted to Registered users only

          Download (1835Kb)
            [img] PDF (Bab 5)
            Restricted to Registered users only

            Download (1448Kb)
              [img] PDF (Bab 6)
              Restricted to Registered users only

              Download (1529Kb)
                [img] PDF (Lampiran)
                Restricted to Registered users only

                Download (1829Kb)

                  Abstract

                  Mahalnya media instan mendorong peneliti untuk menemukan media alternatif dari bahan alami yang mudah didapat dan murah salah satunya adalah biji kurma yang memiliki jumlah karbohidrat dan protein yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus berdasarkan konsentrasi media biji kurma (Phoenix dactylifera L.) dan hasilnya dibandingkan dengan media Nutrient Agar (NA). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah tepung biji kurma. Sampelnya adalah konsentrasi tepung biji kurma, sedangkan jumlah pengulangan sampelnya adalah sebanyak 4 kali. Bakteri uji diinokulasi dengan metode pour plate dan diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1 (10%), P2 (9%), P3 (8%), P4 (7%), P5 (6%) dan P(-) (kontrol). Data pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus diperoleh dengan cara uij laboratorium dan metode analisis data yang digunakan adalah uji Chi-square dengan tingkat kesalahan 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media biji kurma pada setiap konsentrasi yaitu 10%, 9%, 8%, 7% dan 6% tidak dapat menumbuhkan bakteri Staphylococcus aureus sedangkan pada media kontrol yaitu Nutrient Agar (NA) tumbuh. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus berdasarkan konsentrasi media biji kurma (Phoenix dactylifera L.).

                  Item Type: Thesis (Diploma)
                  Uncontrolled Keywords: Staphylococcus aureus, biji kurma
                  Subjects: Q Science > QD Chemistry
                  R Medicine > R Medicine (General)
                  R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
                  Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
                  Depositing User: Dyah Ayu Sulistyaningtyas
                  Date Deposited: 12 Nov 2020 18:00
                  Last Modified: 12 Nov 2020 18:00
                  URI: http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/4849

                  Actions (login required)

                  View Item