Konsep Keadilan Sosial dalam Perspektif Buya Hamka

Safii, Imam (2026) Konsep Keadilan Sosial dalam Perspektif Buya Hamka. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan] Text (Pendahuluan)
Pendahuluan _Imam Safi’i_20211552001.pdf

Download (857kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
Bab 1 _Imam Safi’i_20211552001.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
Bab 2 _Imam Safi’i_20211552001.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Bab 3 _Imam Safi’i_20211552001.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
Bab 4 _Imam Safi’i_20211552001.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
Bab 5 _Imam Safi’i_20211552001.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka _Imam Safi’i_20211552001.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep keadilan sosial dalam perspektif Buya Hamka serta relevansinya dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Keadilan sosial merupakan salah satu nilai fundamental dalam ajaran Islam yang menekankan prinsip kesetaraan, keseimbangan hak dan kewajiban, serta penghormatan terhadap martabat manusia tanpa diskriminasi. Dalam pemikiran Buya Hamka, keadilan tidak hanya dipahami sebagai aspek hukum semata, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, sosial, dan ekonomi yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa karya-karya Buya Hamka, khususnya tafsir dan tulisan-tulisan beliau yang membahas ayat-ayat tentang keadilan, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif-analitis untuk mengkaji secara mendalam gagasan keadilan sosial menurut Buya Hamka.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keadilan sosial menurut Buya Hamka menekankan pada tiga aspek utama, yaitu: (1) keadilan sebagai perintah ilahi yang bersifat universal dan wajib ditegakkan tanpa memandang latar belakang sosial; (2) keadilan sebagai landasan pembangunan masyarakat yang bermartabat dan berkeadaban; serta (3) keadilan sebagai instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan dan mencegah ketimpangan sosial. Pemikiran ini relevan dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia, khususnya sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, gagasan Buya Hamka dapat menjadi kontribusi penting dalam membangun masyarakat Indonesia yang adil, humanis, dan berkemajuan.

===========================================================================================

This study aims to describe and analyze the concept of social justice from the perspective of Buya Hamka and its relevance within the context of Indonesian national and social life. Social justice is one of the fundamental values in Islamic teachings, emphasizing the principles of equality, balance between rights and obligations, and respect for human dignity without discrimination. In Buya Hamka’s thought, justice is not merely understood as a legal concept, but also encompasses moral, spiritual, social, and economic dimensions grounded in the Qur’an and Sunnah.

This research employs a qualitative approach using a library research method. The primary sources consist of Buya Hamka’s works, particularly his Qur’anic exegesis and writings related to verses on justice, while secondary sources are derived from books, academic journals, and other relevant scholarly literature. The data were analyzed using a descriptive-analytical method to examine comprehensively the concept of social justice in Buya Hamka’s thought.

The findings indicate that Buya Hamka’s concept of social justice emphasizes three main aspects: (1) justice as a universal divine command that must be upheld regardless of social background; (2) justice as the foundation for building a dignified and civilized society; and (3) justice as an instrument to achieve social welfare and prevent social inequality. This concept is highly relevant to Indonesian national values, particularly the fifth principle of Pancasila, which promotes social justice for all Indonesian people. Therefore, Buya Hamka’s ideas offer a significant contribution to the development of a just, humane, and progressive Indonesian society.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Keadilan Sosial, Buya Hamka, Pemikiran Islam, Pancasila, Kesejahteraan Sosial, Social Justice, Buya Hamka, Islamic Thought, Pancasila, Social Welfare.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
J Political Science > JC Political theory
Divisions: 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > Studi Agama-Agama
Depositing User: Imam Safii
Date Deposited: 13 Apr 2026 06:34
Last Modified: 13 Apr 2026 06:34
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11259

Actions (login required)

View Item
View Item