EFEKTIVITAS ECO ENZYME LIMBAH JERUK MANIS (Citrus sinensis) SEBAGAI OBAT OLES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT

Qonitah, Dzahabiyyah and ASY’ARI, ASY’ARI and Peni Suharti, peni (2023) EFEKTIVITAS ECO ENZYME LIMBAH JERUK MANIS (Citrus sinensis) SEBAGAI OBAT OLES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi (BJIB) Department of Biology Education, 11 (2). pp. 1787-1802. ISSN E-ISSN 2654-4571; P-ISSN 2338-5006

[thumbnail of Artikel]
Preview
Text (Artikel)
Artikel Efektivitas Eco Enzyme Limbah Jeruk Manis.pdf

Download (949kB) | Preview
[thumbnail of Hasil Cek Plagiasi]
Preview
Text (Hasil Cek Plagiasi)
Hasil Cek Plagiasi Artikel Efektivitas Eco Enzyme Limbah Jeruk Manis.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Jeruk manis (Citrus sinensis) merupakan salah satu buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, namun dari buah tersebut hanya daging dan kulitnya saja yang terbuang yang akhirnya menjadi sampah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pemecahan masalah tersebut, yaitu Eco Enzyme dibuat dalam bentuk larutan multifungsi yang digunakan sebagai obat luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh konsentrasi Eco Enzyme jeruk manis (Citrus sinensis) terhadap tingkat penyembuhan luka sayatan pada mencit (Mus musculus). Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 kelompok perlakuan dan 4 kali ulangan, teknik analisis data penelitian menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase kesembuhan dengan pemberian obat oles Eco Enzyme dari limbah jeruk manis (Citrus sinensis) paling efektif terhadap tingkat kesembuhan luka sayatan pada mencit (Mus musculus) dengan berbagai konsentrasi, yaitu kesembuhan P5 (100%). Laju 100% rata-rata waktu penyembuhan 8,25, P4 (80%) tingkat penyembuhan 93,75% rata-rata waktu penyembuhan 9,25, P3 (60%) tingkat penyembuhan 87,5% rata-rata waktu penyembuhan 9,75, P2 (40%) tingkat kesembuhan 81,25% rata-rata waktu penyembuhan 10,25, P1 (20%) tingkat kesembuhan 75% rata-rata waktu penyembuhan 10,75, Kontrol Positif (K+) betadine mempunyai tingkat kesembuhan 87,5% waktu penyembuhan rata-rata 10,25, Kontrol Negatif (K-) air suling mempunyai tingkat kesembuhan 50% waktu penyembuhan melampaui hari ke-14. Simpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan pengaruh konsentrasi Eco Enzyme jeruk manis (Citrus sinensis) terhadap tingkat kesembuhan luka sayatan pada mencit (Mus musculus).
Kata Kunci: Konsentrasi, Eco Enzyme, Limbah Jeruk Manis, Luka Sayat

Item Type: Article
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Artikel Website > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: PENI SUHARTI SUHARTI
Date Deposited: 27 Apr 2026 08:54
Last Modified: 27 Apr 2026 08:54
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11677

Actions (login required)

View Item
View Item