Profil Penggunaan Obat pada Pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease): (Penelitian dilakukan di Apotek KAHA Surabaya)

Baswedan, Raniyah (2026) Profil Penggunaan Obat pada Pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease): (Penelitian dilakukan di Apotek KAHA Surabaya). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf]
Preview
Text
Pendahuluan_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf

Download (907kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf]
Preview
Text
Bab 1_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf

Download (223kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf]
Preview
Text
Bab 2_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf]
Preview
Text
Bab 3_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf

Download (218kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf] Text
Bab 4_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (218kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf] Text
Bab 5_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (389kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 6_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf] Text
Bab 6_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 7_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf] Text
Bab 7_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Lampiran_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf] Text
Lampiran_Raniyah Baswedan_20211666008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

GERD adalah gangguan saluran cerna yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus, memicu gejala seperti heartburn, regurgitasi, hingga gangguan pernapasan. Tatalaksana GERD biasanya melibatkan terapi farmakologis dengan berbagai golongan obat lambung seperti antasida, PPI, prokinetik, H2RA, dan sucralfate. Di Indonesia, peran apotek sebagai tempat pelayanan kesehatan primer sangat penting dalam pengobatan lanjutan pasien GERD yang datang dengan resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penggunaan obat pada pasien GERD di Apotek KAHA Surabaya berdasarkan jenis obat, dosis, frekuensi, serta kombinasi obat yang digunakan. Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari resep pasien GERD di Apotek KAHA Surabaya selama periode Januari hingga Desember 2024. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 124 pasien. Hasil yang didapatkan yakni, obat yang paling banyak digunakan adalah golongan PPI (96,77%), terutama lansoprazole (42,74%), diikuti oleh domperidone (55,65%) dari golongan prokinetik, dan antasida (25,81%). Sucralfate digunakan pada 20,16% pasien, sedangkan H2RA hanya pada 3,21%. Penggunaan terapi kombinasi lebih dominan (73,39%) dibandingkan monoterapi. Kombinasi paling umum adalah PPI + prokinetik. Sebagian penggunaan dosis dan frekuensi obat belum sepenuhnya sesuai dengan panduan terapi.

======================================================================================================

GERD adalah gangguan saluran cerna yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus, memicu gejala seperti heartburn, regurgitasi, hingga gangguan pernapasan. Tatalaksana GERD biasanya melibatkan terapi farmakologis dengan berbagai golongan obat lambung seperti antasida, PPI, prokinetik, H2RA, dan sucralfate. Di Indonesia, peran apotek sebagai tempat pelayanan kesehatan primer sangat penting dalam pengobatan lanjutan pasien GERD yang datang dengan resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penggunaan obat pada pasien GERD di Apotek KAHA Surabaya berdasarkan jenis obat, dosis, frekuensi, serta kombinasi obat yang digunakan. Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari resep pasien GERD di Apotek KAHA Surabaya selama periode Januari hingga Desember 2024. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 124 pasien. Hasil yang didapatkan yakni, obat yang paling banyak digunakan adalah golongan PPI (96,77%), terutama lansoprazole (42,74%), diikuti oleh domperidone (55,65%) dari golongan prokinetik, dan antasida (25,81%). Sucralfate digunakan pada 20,16% pasien, sedangkan H2RA hanya pada 3,21%. Penggunaan terapi kombinasi lebih dominan (73,39%) dibandingkan monoterapi. Kombinasi paling umum adalah PPI + prokinetik. Sebagian penggunaan dosis dan frekuensi obat belum sepenuhnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: GERD, Apotek, PPI, Lambung, Lansoprazole, Pharmacy, PPI, Stomach, Lansoprazole.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Raniyah Baswedan
Date Deposited: 13 May 2026 02:07
Last Modified: 13 May 2026 02:08
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11930

Actions (login required)

View Item
View Item