Ilhamsyah, Ahmad Nur (2026) Faktor Risiko Anemia pada Malaria dalam Kehamilan di Puskesmas Arsokota Papua, Periode 2022–2024: Peran Usia, Gravida, dan Spesies Plasmodium. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Download (1MB)
Bab I_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Download (3MB)
Bab II_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Download (3MB)
Bab III_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Download (3MB)
Bab IV_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Bab V_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Bab VI_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Bab VII_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Daftar Pustaka_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Download (3MB)
Lampiran_Ahmad Nur Ilhamsyah_20221880001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
L Latar Belakang: Malaria pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan di daerah endemis, termasuk Papua, dan dapat menyebabkan anemia melalui penghancuran eritrosit, gangguan eritropoiesis, serta peningkatan kebutuhan zat besi selama kehamilan. Faktor usia, gravida, dan spesies Plasmodium diduga berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil yang terinfeksi malaria. Tujuan: Menganalisis hubungan usia, gravida, dan spesies Plasmodium terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan malaria di Puskesmas Arsokota Papua periode 2022–2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 ibu hamil yang terdiagnosis malaria berdasarkan data rekam medis dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher Exact Test dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Dari 46 responden, sebanyak 17 orang (37,0%) mengalami anemia. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian anemia (p=0,073) maupun antara spesies Plasmodium dengan kejadian anemia (p=0,807). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara gravida dengan kejadian anemia (p=0,012). Analisis multivariat menunjukkan bahwa gravida merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia (p=0,024; OR=4,775; 95% CI=1,234–18,475). Ibu hamil primigravida memiliki peluang mengalami anemia sekitar 4,8 kali lebih besar dibandingkan multigravida. Kesimpulan: Gravida memiliki hubungan yang signifikan dan merupakan faktor dominan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan malaria. Sementara itu, usia dan spesies Plasmodium tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia.
==============================================================================
Background: Malaria during pregnancy remains a major public health problem in endemic areas, including Papua. Malaria infection may lead to anemia through erythrocyte destruction, impaired erythropoiesis, and increased iron requirements during pregnancy. Maternal age, gravida, and Plasmodium species are factors suspected to be associated with the occurrence of anemia in pregnant women with malaria. Objective: To analyze the relationship between maternal age, gravida, and Plasmodium species and the occurrence of anemia among pregnant women with malaria at Arsokota Primary Health Center, Papua, during 2022–2024. Methods: This analytic observational study used a cross-sectional design. The sample consisted of 46 pregnant women diagnosed with malaria based on medical records and selected using a total sampling technique. Data were analyzed using the Fisher- Freeman-Halton Exact Test and logistic regression with a significance level of p<0.05. Results: Of the 46 respondents, 17 (37.0%) experienced anemia. Bivariate analysis showed no significant association between maternal age and anemia (p=0.073) or between Plasmodium species and anemia (p=0.807). However, gravida was significantly associated with anemia (p=0.012). Multivariate analysis revealed that gravida was the most influential factor associated with anemia (p=0.024; OR=4.775; 95% CI=1.234–18.475). Primigravida women had approximately 4.8 times higher odds of developing anemia than multigravida women. Conclusion: Gravida was significantly associated with anemia and was the dominant factor influencing the occurrence of anemia among pregnant women with malaria. Maternal age and Plasmodium species were not significantly associated with anemia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anemia, malaria dalam kehamilan, gravida, usia, spesies Plasmodium, anemia, malaria in pregnancy, gravida, maternal age, Plasmodium species. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | 05. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | AHMAD NUR ILHAMSYAH |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 09:01 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 09:01 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/12684 |
