Hubungan Manifestasi Klinis dengan Gambaran Radiologi Toraks Pasien Pneumonia di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang

Siswanta, Edgar Mayfansyah Putra (2026) Hubungan Manifestasi Klinis dengan Gambaran Radiologi Toraks Pasien Pneumonia di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan] Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf .pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
Bab 2.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Bab 3.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 6] Text (Bab 6)
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 7] Text (Bab 7)
Bab 7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (665kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Manifestasi klinis yang sering ditemukan meliputi batuk, sesak napas, dan demam. Pemeriksaan radiologi toraks berperan penting dalam menegakkan diagnosis pneumonia, namun hubungan antara manifestasi klinis dan gambaran radiologi masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara manifestasi klinis dengan gambaran radiologi toraks pada pasien pneumonia di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 136 pasien pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari rekam medis, meliputi manifestasi klinis (batuk, sesak napas, dan demam) serta hasil radiologi toraks yang diklasifikasikan menjadi infiltrat, konsolidasi, dan retikulonodular. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Manifestasi klinis terbanyak adalah sesak napas (81,6%), diikuti batuk (67,6%) dan demam (54,4%). Gambaran radiologi yang paling dominan adalah infiltrat (57,4%), diikuti konsolidasi (28,7%) dan retikulonodular (14,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara batuk, sesak napas, maupun demam dengan gambaran radiologi toraks (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara manifestasi klinis dan gambaran radiologi toraks pada pasien pneumonia. Manifestasi klinis tidak dapat digunakan sebagai prediktor langsung gambaran radiologi toraks.

====================================================================================

worldwide. Common clinical manifestations include cough, dyspnea, and fever. Chest radiography plays an important role in confirming the diagnosis of pneumonia; however, the relationship between clinical manifestations and chest radiographic findings remains inconsistent across studies. Objective: To determine the relationship between clinical manifestations and chest radiographic findings in pneumonia patients at Siti Khodijah Muhammadiyah Hospital, Sepanjang Branch. Methods: This analytical observational study used a cross-sectional design involving 136 pneumonia patients who met the inclusion and exclusion criteria. Data were obtained from medical records, including clinical manifestations (cough, dyspnea, and fever) and chest radiographic findings classified as infiltrates, consolidation, and reticulonodular patterns. Data were analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p<0.05. Results: The most common clinical manifestation was dyspnea (81.6%), followed by cough (67.6%) and fever (54.4%). The predominant chest radiographic finding was infiltrates (57.4%), followed by consolidation (28.7%) and reticulonodular patterns (14.0%). Chi-Square analysis showed no significant association between cough, dyspnea, or fever and chest radiographic findings in pneumonia patients (p>0.05).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pneumonia Manifestasi Klinis Infiltrat Konsolidasi,Pneumonia, Clinical Manifestations Infiltrate, Consolidation
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: 05. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: EDGAR MAYFANSYAH PUTRA SISWANTA
Date Deposited: 03 Jul 2026 09:09
Last Modified: 03 Jul 2026 09:09
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/12688

Actions (login required)

View Item
View Item