Hubungan antara Frekuensi Kekambuhan Kejang dengan Penurunan Fungsi Kognitif pada Anak dengan Epilepsi: Systematic Review

Alfiana, Kharizma (2026) Hubungan antara Frekuensi Kekambuhan Kejang dengan Penurunan Fungsi Kognitif pada Anak dengan Epilepsi: Systematic Review. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan] Text (Pendahuluan)
PENDAHULUAN_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
BAB 1_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
BAB 2_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
BAB 3_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
BAB 4_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
BAB 5_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN_Kharizma Alfiana_20221880105.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang sering terjadi pada anak dan dapat menyebabkan kejang berulang. Frekuensi kekambuhan kejang diduga berperan dalam terjadinya penurunan fungsi kognitif yang memengaruhi kemampuan belajar, memori, perhatian, dan kualitas hidup anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi kekambuhan kejang dengan penurunan fungsi kognitif pada anak dengan epilepsi melalui telaah literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pencarian artikel pada database PubMed dan Google Scholar menggunakan pendekatan PICO serta kata kunci yang berkaitan dengan epilepsi, anak, fungsi kognitif, dan frekuensi kejang. Artikel yang diterbitkan pada tahun 2016–2026 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan metode PRISMA. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis dalam penelitian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan yang signifikan antara frekuensi kekambuhan kejang yang tinggi dengan penurunan fungsi kognitif pada anak dengan epilepsi. Gangguan kognitif yang ditemukan meliputi fungsi intelektual (IQ), memori, atensi, fungsi eksekutif, dan kemampuan belajar. Anak dengan frekuensi kejang yang lebih tinggi cenderung mengalami gangguan kognitif yang lebih berat dibandingkan anak dengan kejang yang terkontrol. Selain frekuensi kejang, faktor lain yang turut memengaruhi fungsi kognitif meliputi usia onset epilepsi, durasi penyakit, etiologi epilepsi, jenis epilepsi, dan penggunaan obat antiepilepsi. Dengan demikian, frekuensi kekambuhan kejang yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko penurunan fungsi kognitif pada anak dengan epilepsi. Pengendalian kejang yang optimal berpotensi membantu mempertahankan fungsi kognitif dan meningkatkan kualitas hidup anak dengan epilepsi.

================================================================

Epilepsy is a chronic neurological disorder that commonly occurs in children and is characterized by recurrent seizures. The frequency of seizure recurrence is thought to contribute to cognitive decline, affecting learning ability, memory, attention, and overall quality of life. This study aimed to determine the relationship between seizure recurrence frequency and cognitive decline in children with epilepsy through a systematic literature review. The study employed a systematic literature review method by searching articles in the PubMed and Google Scholar databases using the PICO approach and keywords related to epilepsy, children, cognitive function, and seizure frequency. Articles published between 2016 and 2026 were selected based on inclusion and exclusion criteria using the PRISMA method. A total of 20 eligible articles were analyzed in this study. The findings showed that most studies reported a significant association between a high frequency of seizure recurrence and cognitive decline in children with epilepsy. The cognitive impairments identified included intellectual function (IQ), memory, attention, executive function, and learning ability. Children with a higher frequency of seizures tended to experience more severe cognitive impairment than those whose seizures were well controlled. In addition to seizure frequency, other factors influencing cognitive function included age at epilepsy onset, disease duration, epilepsy etiology, epilepsy type, and the use of antiepileptic drugs. In conclusion, a high frequency of seizure recurrence is associated with an increased risk of cognitive decline in children with epilepsy. Optimal seizure control may help preserve cognitive function and improve the quality of life of children with epilepsy.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: epilepsi, anak, frekuensi kekambuhan kejang, fungsi kognitif, systematic review, epilepsy, children, seizure recurrence frequency, cognitive function, cognitive impairment, systematic review
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 05. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: KHARIZMA ALFIANA
Date Deposited: 06 Jul 2026 03:37
Last Modified: 06 Jul 2026 04:13
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/12708

Actions (login required)

View Item
View Item