Pengaruh Non-Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia

Soviani, Enjeli Femi (2026) Pengaruh Non-Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 9 (2). ISSN E-ISSN: 2621-606X (Unpublished)

[thumbnail of Artikel Jurnal_Enjeli Femi Soviani_20221553007.pdf] Text
Artikel Jurnal_Enjeli Femi Soviani_20221553007.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana risiko pembiayaan dan efektivitas intermediasi memengaruhi ketahanan permodalan bank syariah di tengah dinamika industri keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data runtut waktu (time series) periode 2018–2024 yang bersumber dari publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis yang digunakan meliputi uji stasioneritas ADF, uji lag optimal, uji stabilitas VAR, uji kausalitas Granger, uji kointegrasi Johansen, serta estimasi Vector Error Correction Model (VECM), yang dilengkapi dengan analisis Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel bersifat stasioner pada tingkat first difference dan terdapat tiga hubungan kointegrasi, yang menandakan adanya hubungan jangka panjang antarvariabel. Estimasi VECM menunjukkan bahwa NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap CAR dalam jangka panjang, sedangkan FDR tidak berpengaruh signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Uji kausalitas Granger menemukan hubungan satu arah dari CAR ke NPF, sementara hubungan antara FDR dan CAR tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan permodalan bank syariah lebih dipengaruhi oleh kualitas pembiayaan dibandingkan fungsi intermediasi. Penelitian ini berkontribusi secara empiris dalam memperkaya literatur stabilitas perbankan syariah dan memberikan implikasi kebijakan bagi regulator serta manajemen bank dalam memprioritaskan pengendalian risiko pembiayaan guna menjaga kecukupan modal yang berkelanjutan.

=================================================================================

This study aims to analyze the impact of Non-Performing Financing (NPF) and Financing-to-Deposit Ratio (FDR) on the Capital Adequacy Ratio (CAR) at Sharia Commercial Banks in Indonesia, both in the short and long term. The main issue examined is how financing risk and the effectiveness of intermediation affect the capital resilience of Islamic banks amid the dynamics of the financial industry. This study employed a quantitative approach with an associative design and time-series data for the period 2018–2024 sourced from publications by the Financial Services Authority (OJK). The analytical methods used include the ADF stationarity test, the optimal lag test, the VAR stability test, the Granger causality test, the Johansen co-integration test, and Vector Error Correction Model (VECM) estimation, supplemented by Impulse Response Function (IRF) and Variance Decomposition (VD) analyses. The results indicated that all variables are stationary at the first-difference level and that there are three co-integration relationships, indicating the existence of long-run relationships among the variables. The VECM estimates showed that NPF has a negative and significant effect on CAR in the long run, while FDR has no significant effect in either the short or long run. The Granger causality test found a one-way relationship from CAR to NPF, while the relationship between FDR and CAR is not significant. These findings indicated that the strengthening of Islamic banks’ capital is more influenced by the quality of financing than by intermediation functions. This study contributes empirically to enriching the literature on Islamic banking stability and provides policy implications for regulators and bank management in prioritizing financing risk control to maintain sustainable capital adequacy.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Capital Adequacy Ratio, Non-Performing Financing, Financing to Deposit Ratio, Bank Umum Syariah, VECM, Capital Adequacy Ratio, Non-Performing Financing, Financing-to-Deposit Ratio, Islamic Commercial Banks, VECM
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > Perbankan Syariah
Depositing User: enjeli femi soviani
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:18
Last Modified: 23 Jul 2026 02:18
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13020

Actions (login required)

View Item
View Item