Mafaza, Intan Vinna (2026) Analisis Faktor yang Memengaruhi Lama Penyembuhan Luka Gangren pada Pasien Diabetes di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
PENDAHULUAN_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Download (792kB)
BAB I_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Download (166kB)
BAB II_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Download (254kB)
BAB III_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Download (284kB)
BAB IV_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (281kB) | Request a copy
BAB V_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Download (208kB)
LAMPIRAN_Intan Vinna Mafaza_20221660119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (659kB) | Request a copy
Abstract
Pendahuluan: Proses penyembuhan luka yang lama pada luka gangren menjadi masalah serius karena dapat meningkatkan resiko infeksi, amputasi dan kematian proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh berbagai faktor usia, status gizi, penyakit penyerta, kadar gula darah sewaktu, dan perawatan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi lama penyembuhan luka gangren pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Metode: Desain penelitian analitic cross sectional. Variabel independen meliputi usia, kadar glukosa darah sewaktu (GDS), status nutrisi, penyakit penyerta, dan perawatan luka, sedangkan variabel dependen lama penyembuhan luka gangren.dengan sampel pasien diabetes melitus dengan luka gangren yang menjalani perawatan di Poli Bedah dan rawat inap Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang sebanyak 27 responden selama periode April-Mei 2026 yang diambil menggunakan teknik accidental. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan rekam medis pasien. Analisis data menggunakan lembar observasi dan rekam medis pasien. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Gamma dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil : Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan usia (p = 0.843), status gizi (p = 0.338), penyakit penyerta (p = 0.354), GDS (p = 0.148), perawatan luka (p = 0.305). Meskipun demikian, GDS (γ=0,500) dan perawatan luka (γ=0,467) memiliki kekuatan hubungan sedang sehingga tetap perlu diperhatikan dalam pengelolaan pasien. Pembahasan: Usia, status gizi, penyakit penyerta, kadar gula darah sewaktu, dan perawatan luka tidak berhubungan signifikan dengan lama penyembuhan luka gangren pada pasien diabetes melitus. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan mempertimbangkan faktor klinis lain yang berpotensi memengaruhi penyembuhan luka.
==================================================================================
Introduction: The prolonged healing process of gangrenous wounds is a serious issue because it can increase the risk of infection, amputation, and death. The wound-healing process is influenced by factors such as age, nutritional status, comorbidities, blood sugar levels, and wound care. Objective: This study aims to analyze the factors affecting the duration of gangrenous wound healing in patients with diabetes melitus at Siti Khodijah Hospital, Sepanjang. Method: analytic cross-sectional study design. Independent variables include age, random blood glucose (RBG) level, nutritional status, comorbidities, and wound care, while the dependent variable is the duration of gangrenous wound healing. A sample of diabetes melitus patients with gangrenous wounds undergoing treatment in the Surgical Outpatient Department and inpatient care at Siti Khodijah Hospital, Sepanjang, totaling 27 respondents during the period of April-May 2026, were selected using the accidental sampling technique. Data collection used observation sheets and patient medical records. Data analysis used observation sheets and patient medical records. Univariate analysis used frequency distribution, and bivariate analysis used the Gamma test with a significance level of α=0.05. Results: The analysis shows no significant correlation with age (p = 0.843), nutritional status (p = 0.338), comorbidities (p = 0.354), GDS (p = 0.148), or wound care (p = 0.305). However, GDS (γ=0.500) and wound care (γ=0.467) have moderate correlation strengths, so they still need to be considered in patient management. Discussion: Age, nutritional status, comorbidities, random blood sugar levels, and wound care are not significantly related to the duration of gangrenous wound healing in diabetic patients. Subsequent research is recommended to use a larger sample size and consider other clinical factors that may potentially affect wound healing.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diabetes melitus, gula darah sewaktu, lama penyembuhan luka, luka gangren, status gizi, diabetes melitus, random blood sugar, wound healing duration, gangrenous wound, nutritional status. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | INTAN VINNA MAFAZA |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:23 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:23 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13528 |
