Badriyah, Hotifatul (2026) Gambaran Bakteri Staphylococcus aureus pada Rongga Mulut Mahasiswa Perokok Aktif di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Download (818kB)
Bab 1_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Download (233kB)
Bab 2_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Download (557kB)
Bab 3_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Download (340kB)
Bab 4_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB) | Request a copy
Bab 5_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB) | Request a copy
Bab 6_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB) | Request a copy
Daftar PUstaka_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Download (1MB)
Lampiran_Hotifatul Badriyah_20230662027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota rongga mulut serta meningkatkan risiko kolonisasi bakteri patogen, termasuk Staphylococcus aureus. Bakteri ini merupakan flora normal yang dapat berubah menjadi patogen oportunistik apabila terjadi gangguan keseimbangan lingkungan rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keberadaan bakteri Staphylococcus aureus pada rongga mulut mahasiswa perokok aktif di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan Teknik purposive sampling. Sampel berupa swab rongga mulut dari 20 mahasiswa perokok aktif berusia 19–22 tahun yang mengonsumsi 10–15 batang rokok per hari. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur pada media Blood Agar Plate (BAP), Mannitol Salt Agar (MSA), dan Nutrient Agar Slant (NAS), dilanjutkan dengan pewarnaan Gram, uji katalase, dan uji koagulase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel 100% tidak memenuhi karakteristik Staphylococcus aureus. Isolat yang diperoleh menunjukkan hasil Gram positif berbentuk diplokokus, katalase negatif, tidak memfermentasi manitol pada media MSA, serta tidak menunjukkan karakteristik khas pertumbuhan Staphylococcus aureus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bakteri Staphylococcus aureus tidak terdeteksi pada seluruh sampel swab rongga mulut mahasiswa perokok aktif yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok tidak selalu berkaitan dengan kolonisasi Staphylococcus aureus pada rongga mulut dan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti keseimbangan mikrobiota, kebersihan rongga mulut, serta kondisi imun individu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Staphylococcus aureus, perokok aktif, rongga mulut, swab rongga mulut, mikrobiota oral. |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Ahli Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | HOTIFATUL BADRIYAH |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 05:08 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 05:08 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13596 |
