Peningkatan Pengetahuan Pasien Diabetes Tentang Persiapan Pra-Pemeriksaan Glukosa Darah Di Universiti Teknologi Mara (Uitm) Malaysia

Rahma Widyastuti, S.Si., M.Kes. and Nur Vita Purwaningsih, S.ST.,M.Kes and Ellies Tunjung Sari M, S.ST., M.Si (2026) Peningkatan Pengetahuan Pasien Diabetes Tentang Persiapan Pra-Pemeriksaan Glukosa Darah Di Universiti Teknologi Mara (Uitm) Malaysia. FIK UMSURA.

[thumbnail of LAPORAN PKM] Other (LAPORAN PKM)
17.. Peningkatan Pengetahuan Pasien Diabetes Tentang Persiapan Pra-Pemeriksaan Glukosa Darah Di Universiti Teknologi Mara (Uitm) Malaysia.pdf

Download (455kB)

Abstract

ABSTRAK
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pemantauan kadar glukosa darah secara berkelanjutan. Keakuratan hasil pemeriksaan glukosa tidak hanya dipengaruhi oleh proses analitik, tetapi juga oleh tahap praanalitik, khususnya persiapan pasien sebelum pengambilan sampel darah. Kurangnya pemahaman pasien mengenai durasi puasa, konsumsi makanan dan minuman, aktivitas fisik, merokok, serta penggunaan obat dapat memengaruhi kesiapan pemeriksaan dan interpretasi hasil laboratorium. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien diabetes mengenai persiapan pra-pemeriksaan glukosa darah guna mendukung mutu praanalitik dan ketepatan hasil pemeriksaan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukasi kesehatan partisipatif dengan desain one-group pretest-posttest. Edukasi diberikan melalui pemaparan materi, poster bilingual, demonstrasi simulasi durasi puasa, diskusi, dan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah 25 pasien Diabetes Melitus tipe 2 yang menjalani pemantauan laboratorium di Klinik Rawat Jalan dan Lobby Laboratorium Hospital Universiti Teknologi MARA (UiTM), Puncak Alam, Selangor, Malaysia. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner 10 butir sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,0 pada pre-test menjadi 88,0 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 32,0 poin. Persentase peserta yang mencapai skor ≥75 meningkat dari 4% (1 peserta) menjadi 92% (23 peserta). Peningkatan pengetahuan juga terjadi pada seluruh sub-materi praanalitik, dengan peningkatan terbesar pada pemahaman mengenai durasi puasa 8–10 jam, yaitu sebesar 40%. Berdasarkan hasil tersebut, edukasi mengenai persiapan pra-pemeriksaan glukosa darah menggunakan media poster dan pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien diabetes. Edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan diharapkan dapat membantu mengurangi ketidaksesuaian persiapan pasien serta mendukung peningkatan mutu pelayanan laboratorium.

Kata kunci: diabetes melitus, glukosa darah, tahap praanalitik, edukasi pasien, puasa, pemeriksaan laboratorium.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Laporan Penelitian
Depositing User: RAHMA WIDYASTUTI WIDYASTUTI
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:32
Last Modified: 09 Sep 2026 06:32
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13872

Actions (login required)

View Item
View Item