EDUKASI PEMANFAATAN TANAH MANGROVE SEBAGAI PENGHASIL AGEN BIOREMEDIASI LOGAM BERAT (CU DAN HG)

Vella Rohmayani, S.Pd., M.Si and Holy Ichad Wahyuni, S.Pd.,M.Si. and Sherley, Agustina and Lilik, Mursidah (2026) EDUKASI PEMANFAATAN TANAH MANGROVE SEBAGAI PENGHASIL AGEN BIOREMEDIASI LOGAM BERAT (CU DAN HG). FIK UMSURABAYA.

[thumbnail of LAPORAN PKM] Text (LAPORAN PKM)
LAPORAN 14 PDF.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Ekosistem mangrove memiliki fungsi ekologis penting dalam
menjaga kualitas lingkungan pesisir dan berpotensi mendukung proses remediasi
lingkungan yang tercemar. Pencemaran logam berat seperti tembaga (Cu) dan merkuri
(Hg) menjadi permasalahan lingkungan karena bersifat persisten dan dapat
terakumulasi dalam sedimen maupun organisme. Tanaman mangrove dan
mikroorganisme yang berasosiasi dengan tanah mangrove memiliki kemampuan
menyerap, mengakumulasi, mengimobilisasi, serta mentransformasi logam berat
sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai agen bioremediasi. Tujuan: Kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai potensi
tanah mangrove sebagai sumber agen bioremediasi dalam membantu mengurangi
pencemaran logam berat Cu dan Hg pada lingkungan pesisir. Metode: Kegiatan
dilaksanakan melalui metode edukasi partisipatif yang meliputi persiapan, koordinasi,
observasi awal, penyusunan materi, pelaksanaan edukasi, diskusi dan tanya jawab,
evaluasi, serta analisis hasil secara deskriptif. Materi edukasi meliputi karakteristik dan
sumber pencemaran Cu dan Hg, dampak logam berat terhadap lingkungan, fungsi
ekosistem mangrove, serta potensi tanaman dan mikroorganisme yang berasosiasi
dengan tanah mangrove dalam proses bioremediasi. Hasil: Hasil evaluasi
menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah diberikan edukasi.
Peserta mampu memahami karakteristik, sumber, dan dampak pencemaran logam berat
Cu dan Hg, fungsi ekosistem mangrove, serta potensi tanah mangrove dan
mikroorganisme dalam membantu mengurangi pencemaran logam berat. Peserta juga
menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kelestarian
ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan pesisir.
Kesimpulan: Edukasi mengenai pemanfaatan tanah mangrove sebagai penghasil agen
bioremediasi logam berat Cu dan Hg dapat meningkatkan pengetahuan dan
pemahaman peserta mengenai potensi ekosistem mangrove dalam mendukung
pengelolaan pencemaran lingkungan pesisir. Pemantauan kadar logam berat dan
penelitian lebih lanjut mengenai mikroorganisme yang berpotensi sebagai agen
bioremediasi diperlukan untuk mendukung pemanfaatan mangrove secara
berkelanjutan.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Laporan Penelitian
Depositing User: Vella Yani Vella
Date Deposited: 09 Sep 2026 09:28
Last Modified: 09 Sep 2026 09:28
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13908

Actions (login required)

View Item
View Item