PROFIL KESEGARAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) YANG DIAWETKAN DENGAN FORMULASI CUKA KULIT NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN NACL

Rahma Widyastuti, S.Si., M.Kes. and Fitrotin Azizah, S.ST., M.Si. and Ellies Tunjung SM., S.ST., M.Si. and Nur Vita Purwaningsih, S.ST.,M.Kes and Tri Ade Saputro, S.Tr.Ak., M.Imun (2026) PROFIL KESEGARAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) YANG DIAWETKAN DENGAN FORMULASI CUKA KULIT NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN NACL. FIK UMSURABAYA.

[thumbnail of LAPORAN PKM] Text (LAPORAN PKM)
LAPORAN 19 PDF.pdf

Download (6MB)

Abstract

Latar Belakang: Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan bahan pangan sumber
protein hewani yang mudah mengalami kerusakan akibat kandungan air dan protein
yang tinggi. Pengawetan diperlukan untuk mempertahankan mutu dan kesegaran ikan.
Cuka kulit nanas (Ananas comosus) berpotensi digunakan sebagai bahan pengawet
alami karena mengandung asam organik, terutama asam asetat, sedangkan NaCl dapat
menghambat pertumbuhan mikroorganisme melalui penurunan aktivitas air dan
tekanan osmotik. Tujuan: Mengetahui profil kesegaran ikan tongkol (Euthynnus
affinis) yang diawetkan menggunakan formulasi cuka kulit nanas (Ananas comosus)
dan NaCl berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik. Metode: Kegiatan
dilaksanakan melalui tahap persiapan, koordinasi, observasi awal, pembuatan cuka
kulit nanas melalui proses fermentasi, pembuatan formulasi cuka kulit nanas dan NaCl
dengan perbandingan 4:1, pemberian perlakuan pada ikan tongkol, serta pengamatan
kesegaran secara organoleptik. Parameter yang diamati meliputi kondisi mata, insang,
lendir, bau, dan tekstur ikan. Hasil dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan
kondisi ikan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil: Hasil pengamatan menunjukkan
bahwa setelah diberikan formulasi cuka kulit nanas dan NaCl, kondisi mata ikan masih
relatif cerah dan tidak keruh, insang masih menunjukkan karakteristik ikan segar, serta
tekstur ikan masih relatif padat dan elastis. Hal tersebut menunjukkan bahwa
karakteristik kesegaran ikan tongkol masih dapat dipertahankan setelah perlakuan.
Kesimpulan: Formulasi cuka kulit nanas dan NaCl berpotensi digunakan sebagai
alternatif bahan pengawet alami untuk membantu mempertahankan kesegaran ikan
tongkol berdasarkan pengamatan organoleptik.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Laporan Penelitian
Depositing User: RAHMA WIDYASTUTI WIDYASTUTI
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:15
Last Modified: 10 Sep 2026 04:15
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13913

Actions (login required)

View Item
View Item