STUDI LITERATUR PROFIL BAKTERI DAN POLA RESISTEN ANTIBIOTIK BETA-LAKTAM PADA PASIEN PNEUMONIA

Dita Artanti, S.Si., M.Si and Ainutajriani, S.Tr.A.K., M.Kes and Ellies Tunjung Sari M, S.ST., M.Si STUDI LITERATUR PROFIL BAKTERI DAN POLA RESISTEN ANTIBIOTIK BETA-LAKTAM PADA PASIEN PNEUMONIA. FIK UMSURA.

[thumbnail of Laporan Penelitian] Other (Laporan Penelitian)
12. LAPORAN_Studi Literatur Profil Bakteri dan Pola Resisten Antibiotik Beta-Laktam pada Pasien Pneumonia.pdf

Download (897kB)

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, terutama bakteri. Keberhasilan pengobatan pneumonia sangat dipengaruhi oleh ketepatan pemilihan antibiotik berdasarkan profil bakteri penyebab dan pola kepekaannya. Antibiotik golongan beta-laktam masih banyak digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri, termasuk pneumonia. Namun, peningkatan resistensi terhadap antibiotik golongan ini menjadi salah satu masalah yang dapat memengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil bakteri penyebab pneumonia dan pola resistensinya terhadap antibiotik golongan beta-laktam berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Sumber literatur diperoleh dari artikel penelitian yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2015–2026 dan membahas bakteri penyebab pneumonia serta hasil uji sensitivitas terhadap antibiotik beta-laktam. Data yang diperoleh kemudian diseleksi, diekstraksi, dikelompokkan, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa profil bakteri penyebab pneumonia bervariasi pada setiap penelitian dan wilayah. Bakteri yang banyak dilaporkan antara lain Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Acinetobacter baumannii, dan Staphylococcus aureus. Pola resistensi terhadap antibiotik beta-laktam juga menunjukkan adanya perbedaan antarjenis bakteri dan lokasi penelitian. Secara umum, resistensi terhadap golongan penisilin dan sefalosporin cukup banyak ditemukan pada bakteri Gram negatif, sedangkan beberapa bakteri juga menunjukkan penurunan sensitivitas terhadap beta-laktam lainnya. Tingginya resistensi pada beberapa penelitian menunjukkan pentingnya pemeriksaan kultur dan uji sensitivitas antibiotik sebagai dasar dalam pemilihan terapi. Berdasarkan studi literatur dapat disimpulkan bahwa terdapat variasi profil bakteri penyebab pneumonia dan pola resistensi terhadap antibiotik beta-laktam. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pemantauan pola resistensi secara berkala diperlukan untuk mendukung penggunaan antibiotik yang tepat dan mencegah peningkatan resistensi antibiotik.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Laporan Penelitian
Depositing User: DITA ARTANTI ARTANTI
Date Deposited: 10 Sep 2026 07:08
Last Modified: 10 Sep 2026 07:08
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13916

Actions (login required)

View Item
View Item