Tri Ade Saputro,, S.Tr.A.K., M.Imun. and Dr. Waras Budiman,, S.Pd., M.Si An Effect of Smoking Habits on Rheumatoid Factor (RF) Levels in Fishermen on Brondong Shipping. FIK UMSURA.
9. An Effect of Smoking Habits on Rheumatoid Factor (RF) Levels in Fishermen on Brondong Shipping.pdf
Download (430kB)
Abstract
Latar Belakang: Nelayan di kawasan Pelabuhan Brondong memiliki paparan lingkungan
kerja pesisir yang ekstrem dengan tingkat kebiasaan merokok yang tinggi untuk menahan
dingin dan kantuk. Paparan asap rokok mengandung radikal bebas yang memicu proses
sitrulinasi protein dan merangsang pembentukan autoantibodi, khususnya Rheumatoid Factor
(RF). Peningkatan kadar RF serum secara persisten merupakan indikator utama risiko
timbulnya penyakit Rheumatoid Arthritis (RA) dan kerusakan sendi kronis. Tujuan:
Meningkatkan pemahaman nelayan mengenai bahaya merokok terhadap penyakit
autoimun/sendi, serta menganalisis gambaran dan pengaruh kebiasaan merokok (derajat
Brinkman) terhadap kadar Rheumatoid Factor (RF) pada nelayan di kawasan Pelabuhan
Brondong. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 35 orang peserta di
kawasan Pelabuhan Brondong, Lamongan. Tahapan pelaksanaan meliputi: (1) Koordinasi dan
perizinan dengan pengelola pelabuhan; (2) Evaluasi pengetahuan awal (pre-test); (3)
Penyampaian edukasi interaktif mengenai dampak merokok terhadap sistem imun dan
kesehatan sendi; (4) Pengambilan sampel darah vena untuk skrining kadar RF serum
menggunakan metode aglutinasi latex; serta (5) Evaluasi akhir (post-test) dan konsultasi
kesehatan. Hasil: Edukasi kesehatan secara signifikan meningkatkan pengetahuan nelayan, di
mana jumlah peserta dengan kategori nilai tinggi (76–100) meningkat pesat dari 8,6% (3
orang) pada pre-test menjadi 34,3% (12 orang) pada post-test. Skrining laboratorium
menunjukkan adanya korelasi positif yang nyata antara kebiasaan merokok dan kadar RF;
nelayan dengan kategori perokok berat (>600 batang/tahun) memiliki proporsi seropositif RF
(>8 IU/mL) yang lebih tinggi dibandingkan perokok ringan atau non-perokok. Kesimpulan:
Kebiasaan merokok terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kadar Rheumatoid Factor (RF)
pada nelayan, yang berpotensi meningkatkan risiko Rheumatoid Arthritis. Kegiatan intervensi
edukasi dan skrining ini efektif dalam meningkatkan kesadaran serta memberikan deteksi dini
risiko penyakit autoimun bagi masyarakat nelayan.
Kata Kunci: Rheumatoid Factor, Kebiasaan Merokok, Nelayan, Brondong, Autoimun,
Edukasi Kesehatan.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Laporan Penelitian |
| Depositing User: | Tri Ade Saputro |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:44 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:44 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13931 |
