Ellies Tunjung Sari M,, S.ST., M.Si and Rahma Widyastuti,, S.Si., M.Kes and Nur Vita Purwaningsih,, S.ST., M.Kes Diseminasi Pengaruh Penggunaan Jenis Sampel Terhadap Hasil D-Dimer Metode Fluorescent Lateral Flow Immunoassay. FIK UMSURA.
10. Deiseminasi pengaruh penggunaan Jenis Sampel Terhadap Hasil D-Dimer Metode Fluorecent Lateral Flow Immunoassay.pdf
Download (338kB)
Abstract
Latar Belakang: Tahap pra-analitik merupakan pemicu utama kesalahan laboratorium hingga
mencapai 60–70%, di mana pemilihan jenis sampel spesimen menjadi variabel kritis yang
menentukan akurasi hasil analitik. Pemeriksaan D-Dimer berbasis metode Fluorescent Lateral
Flow Immunoassay (FLFIA) menawarkan keunggulan Point-of-Care Testing (POCT) yang cepat
dan sensitif. Namun, penggunaan matriks sampel yang bervariasi (plasma sitrat, plasma EDTA,
atau serum) dapat memengaruhi viskositas, interaksi antibodi-fluorofor, dan pembentukan agregat
fibrin sisa pada kaset FLFIA, sehingga memicu terjadinya bias hasil. Tujuan: Menganalisis dan
meningkatkan pemahaman Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) mengenai pengaruh
pemilihan jenis sampel terhadap validitas dan presisi pemeriksaan D-Dimer metode FLFIA.
Metode: Kegiatan diseminasi pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Laboratorium
Universitas Muhammadiyah Surabaya yang diikuti oleh 35 peserta (terdiri dari 34 orang ATLM
RS DKT Gubeng Pojok Surabaya dan 1 orang penanggung jawab laboratorium). Tahapan
pelaksanaan meliputi: (1) Koordinasi dan perizinan; (2) Evaluasi pemahaman awal (pre-test); (3)
Pemaparan materi diseminasi mengenai perbedaan matriks sampel pada kaset D-Dimer FLFIA
serta diskusi interaktif; dan (4) Evaluasi akhir (post-test). Hasil: Terjadi pergeseran dan
peningkatan pemahaman peserta yang sangat bermakna setelah kegiatan diseminasi. Pada tahap
pre-test, mayoritas peserta berada pada rentang nilai sangat kurang (10 orang skor 0–25) dan
kurang (8 orang skor 26–50), dengan hanya 3 orang yang mencapai kategori tinggi (skor 76–100).
Setelah diberikan edukasi dan pemaparan materi, hasil post-test menunjukkan peningkatan
signifikan, di mana peserta berpengetahuan cukup (skor 51–75) menjadi 11 orang (31,4%) dan
kategori baik/sangat baik (skor 76–100) meningkat tajam menjadi 12 orang (34,3%). Kesimpulan:
Diseminasi ini efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan pemahaman pra-analitik ATLM
mengenai variasi jenis sampel D-Dimer metode FLFIA. Penerapan pemahaman ini diharapkan
dapat menjaga pemantapan mutu internal (PMI) dan meminimalkan kesalahan diagnostik di
laboratorium.
Kata Kunci: D-Dimer, Fluorescent Lateral Flow Immunoassay, Jenis Sampel, ATLM, Pra
Analitik, Diseminasi.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Laporan Penelitian |
| Depositing User: | ELLIES TUNJUNG SARI |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:45 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:45 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13932 |
