Purwaningsih, Nur Vita and Saputro, Tri Ade and Lavira, Areta Nine and Andraina, Azahra Kamila Evaluasi Perubahan Ekspresi Histologi Sel Hati Tikus Jantan pada Paparan Timbal Multi-Dosis: Implikasi terhadap Hepatotoksisitas. FIK UMSURA.
Evaluasi Perubahan Ekspresi Histologi Sel Hati Tikus Jantan pada Paparan Timbal Multi-Dosis.pdf
Download (643kB)
Abstract
Paparan logam berat timbal secara kronis di lingkungan berkaitan erat dengan peningkatan risiko hepatotoksisitas akibat induksi stres oksidatif. Sebagian besar penelitian toksikologi sebelumnya masih mengandalkan model dosis tunggal (single-dose) yang kurang representatif
terhadap pola paparan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan ekspresi histologi sel hati tikus jantan (Rattus norvegicus) melalui pendekatan pemecahan masalah dengan model multi-dosis paparan timbal asetat serta menganalisis hubungan dosis-respons terhadap tingkat kerusakan hepatoseluler. Penelitian true experimental dengan rancangan acak lengkap ini menggunakan 36 ekor tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi satu kelompok kontrol (pemberian akuades) dan empat kelompok perlakuan multi-dosis timbal asetat secara oral selama 2 minggu, yaitu P1 (250 mg/kg BB/hari), P2 (500 mg/kg BB/hari), P3 (1000 mg/kg BB/hari), dan P4 (2000 mg/kg BB/hari). Jaringan hati dikoleksi untuk pembuatan preparat histopatologi menggunakan pewarnaan rutin Hematoxylin-Eosin (H&E) guna menilai parameter degenerasi hidropik, steatosis, nekrosis, dan infiltrasi sel
inflamasi, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan histopatologis yang bersifat progresif seiring dengan peningkatan dosis timbal asetat (p < 0,05). Kelompok kontrol menunjukkan arsitektur hati yang normal, sementara kelompok perlakuan memperlihatkan peningkatan keparahan kerusakan mulai dari degenerasi hidropik ringan hingga berat, steatosis luas, nekrosis hepatosit dominan, serta infiltrasi sel inflamasi yang signifikan pada dosis tertinggi.
Kesimpulannya, paparan timbal asetat secara multi-dosis memicu kerusakan struktural jaringan hati secara dose dependent, sehingga pendekatan pemodelan multi-dosis ini terbukti lebih efektif dan realistis dalam merepresentasikan progresi toksisitas kronis logam berat dibandingkan model dosis tunggal.
Kata Kunci: Timbal Asetat, Multi-Dosis, Histologi Sel Hati, Hepatotoksisitas, Rattus norvegicus
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Laporan Penelitian |
| Depositing User: | NUR VITA PURWANINGSIH |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:04 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:04 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13952 |
