Syahab, Alicia Meisya (2026) Analisis Video Konten terhadap Daya Tarik Masyarakat pada Platform TikTok dan Instagram. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Download (1MB)
Bab I_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Download (705kB)
Bab II_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Download (756kB)
Bab III_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Download (583kB)
Bab IV_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Bab V_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (541kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Download (1MB)
Lampiran_Alicia Meisya Syahab_20211337028.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Media sosial telah berkembang menjadi salah satu sarana utama dalam penyebaran informasi dan pembelajaran digital. Platform video pendek seperti TikTok dan Instagram tidak lagi hanya digunakan sebagai media hiburan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media edukasi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas, khususnya Generasi Z. Namun, penyampaian materi Teknik Informatika melalui media sosial masih menghadapi tantangan karena sebagian besar materi bersifat abstrak, kompleks, dan sulit dipahami apabila disampaikan dengan metode konvensional. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengemasan konten yang menarik agar materi pembelajaran Informatika dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengemasan video konten pembelajaran Informatika, mengidentifikasi pola keterlibatan (engagement) audiens, serta merumuskan model praktik terbaik (best practice) dalam pembuatan konten edukasi digital pada platform TikTok dan Instagram. Penelitian menggunakan metode observasi dengan teknik purposive sampling terhadap 13 pasang video yang diunggah pada kedua platform. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap metrik views, likes, comments, shares, kemudian dihitung menggunakan rumus Engagement Rate (ER) sebagai indikator tingkat keterlibatan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penggunaan hook pada tiga detik pertama, penyampaian materi melalui storytelling dan analogi kehidupan sehari-hari, serta penyajian konten yang bersifat actionable atau tutorial mampu meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap konten pembelajaran Informatika. TikTok memiliki keunggulan dalam menjangkau audiens yang lebih luas melalui algoritma Content Graph, sedangkan Instagram Reels menunjukkan tingkat Engagement Rate yang lebih tinggi karena didukung oleh algoritma Social Graph yang memperkuat interaksi dengan pengikut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pengemasan konten yang menggabungkan hook pada tiga detik pertama, storytelling berbasis analogi, dan penyajian materi yang bersifat tutorial efektif meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap konten pembelajaran Informatika. TikTok lebih unggul dalam memperluas jangkauan audiens, sedangkan Instagram Reels memiliki tingkat Engagement Rate yang lebih tinggi sehingga menghasilkan model praktik terbaik dalam pengembangan media pembelajaran berbasis media sosial.
==========================================================================================
Social media has become one of the primary platforms for information dissemination and digital learning. Short-video platforms such as TikTok and Instagram are no longer used solely for entertainment but have also evolved into effective educational media capable of reaching a broad audience, particularly Generation Z. However, delivering Informatics learning materials through social media remains challenging because most topics are abstract, complex, and difficult to understand when presented using conventional teaching methods. Therefore, effective content packaging strategies are required to make Informatics learning materials more engaging and accessible to the public. This study aims to analyze content packaging strategies for Informatics learning videos, identify audience engagement patterns, and formulate a best-practice model for developing educational digital content on TikTok and Instagram. This research employed an observational method using a purposive sampling technique involving 13 pairs of videos uploaded to both platforms. Data were collected through direct observation of engagement metrics, including views, likes, comments, and shares. They were subsequently analyzed using the Engagement Rate (ER) formula as an indicator of audience engagement. The findings indicate that implementing an effective three-second hook, delivering content through storytelling and real-life analogies, and presenting actionable tutorial-based materials significantly enhance public interest in Informatics learning content. TikTok demonstrated greater effectiveness in reaching a wider audience through its Content Graph algorithm. In contrast, Instagram Reels achieved higher Engagement Rates due to its Social Graph algorithm, which encourages stronger interactions among followers. The study concludes that integrating a compelling three-second hook, analogy-based storytelling, and tutorial-oriented content constitutes an effective strategy for increasing public interest in Informatics learning videos. Furthermore, TikTok is more effective in expanding audience reach, while Instagram Reels provides higher audience engagement, resulting in a best-practice model for developing social media-based learning content.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Video Pembelajaran Informatika, TikTok, Instagram Reels, Engagement Rate, Daya Tarik Masyarakat. |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce P Language and Literature > P Philology. Linguistics T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | 08. Fakultas Teknik > Teknik Informatika |
| Depositing User: | ALICIA MEISYA SYAHAB |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 01:34 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 01:34 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/14033 |
