Ramadlan, Alfain (2026) Jama’ah Tani Muhammadiyah: A Sharia-Compliant Agricultural Business Model. JAMA’AH TANI MUHAMMADIYAH: A SHARIA-COMPLIANT AGRICULTURAL BUSINESS MODEL, 5 (1). pp. 61-74.
Artikel Ilmiah_Alfain Jalaluddin Ramadlan_20242554014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bisnis Jama’ah Tani Muhammadiyah (JATAM) dalam perspektif hukum ekonomi Islam. Penelitian ini perlu dilakukan mengingat belum ada penelitian sebelumnya yang meneliti model bisnis JATAM dalam perspektif hukum ekonomi islam. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengungkapkan model bisnis yang dikembangkan oleh JATAM dan untuk menguji sejauh mana praktik-praktiknya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen kegiatan dan laporan keuangan JATAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JATAM mengembangkan model bisnis pertanian berbasis kelembagaan komunitas yang mengintegrasikan produksi, permodalan, dan pemasaran secara kolektif, dengan peran utama sebagai fasilitator penyedia sarana produksi, pendampingan usaha tani, serta pengelolaan dan distribusi hasil pertanian bagi petani anggota. Model bisnis ini diimplementasikan berdasarkan prinsip ekonomi Islam melalui penghindaran praktik riba, penerapan sistem bagi hasil, dan penguatan nilai tolong-menolong (ta’awun). Penerapan model tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani, yang tercermin dari meningkatnya kapasitas produksi, akses permodalan syariah yang lebih adil, serta sistem pemasaran hasil tani yang berkeadilan dan memperkuat posisi tawar petani. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam konsistensi penerapan prinsip syariah, terutama pada aspek pencatatan keuangan, kejelasan akad syariah, dan penguatan kelembagaan yang profesional dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan prinsip ekonomi Islam dalam bisnis pertanian modern melalui model kelembagaan berbasis komunitas seperti JATAM dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan ekonomi umat dan pemberdayaan petani.
=============================================================================================
This study aims to analyze the business practices of Muhammadiyah Farmer Community (Jama’ah Tani Muhammadiyah-JATAM) from the perspective of Islamic economic law. This research is necessary given the lack of previous research examining JATAM’s business model from the perspective of Islamic economic law. The main focus of this study is to reveal the business model developed by JATAM and to examine the extent to which its practices align with Islamic economic principles. This study uses a qualitative descriptive method, through in-depth interviews, observations, and analysis of JATAM’s activity documents and financial reports. The results show that JATAM has developed a community-based agricultural business model that integrates collective production, capital, and marketing, with a primary role as a facilitator providing production inputs, providing agricultural business assistance, and managing and distributing agricultural products to member farmers. This business model is implemented based on Islamic economic principles by avoiding usury, implementing a profit-sharing system, and strengthening the value of mutual assistance (ta’awun). The implementation of this model contributes to improving farmer welfare, as reflected in increased production capacity, fairer access to Islamic capital, and a fair agricultural marketing system that strengthens farmers’ bargaining power. However, challenges remain in the consistent application of Islamic principles, particularly in financial record-keeping, clarity of Islamic contracts, and the strengthening of professional and sustainable institutions. This research implies that the application of Islamic economic principles in modern agricultural businesses through a community-based institutional model such as JATAM can be a strategic alternative for strengthening the economy of the people and empowering farmers.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jama’ah Tani Muhammadiyah, Hukum Ekonomi Islam, Pemberdayaan Petani, Muhammadiyah Farmer Community, Islamic Economic Law, Farmer Empowerment. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HF Commerce L Education > LA History of education |
| Divisions: | Jurnal > Pascasarjana |
| Depositing User: | ALFAIN JALALUDDIN RAMADLAN |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 04:29 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 04:29 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/14340 |
