Rimasasi, Dwi Suryani (2026) Takāful Al-Ijtimā’ as a Core Value of Islamic Education: An Analysis of the Al-Salaf al-Ṣāliḥ Curriculum in Pesantren. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 18 (2). (Unpublished)
Artikel Ilmiah_Dwi Suryani Rimasasi_20242550016.pdf
Download (2MB)
Abstract
Takāful al-ijtimā’ adalah prinsip Islam mendasar yang menekankan solidaritas sosial, tanggung jawab bersama, kerja sama, dan kesejahteraan bersama. Meskipun nilai-nilai ini telah lama tertanam dalam tradisi pendidikan Islam, penelitian yang mengkaji bagaimana takāful al-ijtimā’ dikonseptualisasikan dan diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pesantren serta bagaimana hal tersebut berkontribusi terhadap perkembangan sosial para santri masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konseptualisasi takāful al-ijtimā’ dalam filosofi pendidikan pesantren Tunas Santri Lamongan, menelaah integrasinya ke dalam kurikulum al-salaf al-ṣāliḥ, serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap karakter sosial, kapasitas kepemimpinan, tanggung jawab kolektif, dan keterlibatan siswa dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan para kiai, guru, pemimpin siswa, serta dokumen kurikulum institusi. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa takāful al-ijtimā’ berfungsi sebagai landasan filosofis sistem pendidikan pesantren dan diintegrasikan secara sistematis melalui konten kurikulum, pembelajaran kolaboratif, budaya asrama, program bimbingan, organisasi siswa, pelatihan kepemimpinan, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penerapan nilai-nilai ini berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan empati, kerja sama, toleransi, kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, tanggung jawab kolektif, dan keterlibatan kewarganegaraan di kalangan siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa takāful al-ijtimā’ menyediakan kerangka kerja transformatif bagi pendidikan Islam dengan mengintegrasikan pengetahuan agama, pembentukan karakter, dan tanggung jawab sosial, sehingga mempersiapkan siswa untuk menjadi warga negara Muslim yang berlandaskan etika, bertanggung jawab secara sosial, dan berorientasi pada masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat kontemporer.
=====================================================================================
Takāful al-ijtimā’ is a fundamental Islamic principle that emphasizes social solidarity, mutual responsibility, cooperation, and collective welfare. Although these values have long been embedded within the tradition of Islamic education, limited research has examined how takāful al-ijtimā’ is conceptualized and systematically integrated into pesantren curricula and how it contributes to students’ social development. This study aims to analyze the conceptualization of takāful al-ijtimā’ within the educational philosophy of Pesantren Tunas Santri Lamongan, examine its integration into the al-salaf al-ṣāliḥ curriculum, and explore its contributions to students’ social character, leadership capacity, collective responsibility, and community engagement. The study employed a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participant observations, and document analysis involving the kiai, teachers, student leaders, and institutional curriculum documents. The data were analyzed using an interactive model consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that takāful al-ijtimā’ serves as the philosophical foundation of the pesantren’s educational system and is systematically integrated through curriculum content, collaborative learning, dormitory culture, mentoring programs, student organizations, leadership training, and community service activities. The implementation of these values significantly contributes to the development of empathy, cooperation, tolerance, service-oriented leadership, collective responsibility, and civic engagement among students. The study concludes that takāful al-ijtimā’ provides a transformative framework for Islamic education by integrating religious knowledge, character formation, and social responsibility, thereby preparing students to become ethically grounded, socially responsible, and community-oriented Muslim citizens capable of contributing positively to contemporary society.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Takāful Al-Ijtimā’, Kurikulum Al-Salaf Al-Ṣāliḥ, Pendidikan pesantren, Solidaritas Sosial, Pengembangan Kepemimpinan, Keterlibatan Masyarakat, Takāful Al-Ijtimā’, Al-Salaf Al-Ṣāliḥ Curriculum, Pesantren Education, Social Solidarity, Leadership Development, Community Engagement |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum |
| Divisions: | 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > S2 Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Dwi Suryani Rimasasi |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 07:25 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 07:25 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/14343 |
