Transformasi Persepsi Mahasiswa UMSURA terhadap Pernikahan akibat Konten Perceraian Influencer: Perspektif Maṣlaḥah Mursalah

Khozainunnisa', Dinda Elfira (2026) Transformasi Persepsi Mahasiswa UMSURA terhadap Pernikahan akibat Konten Perceraian Influencer: Perspektif Maṣlaḥah Mursalah. Padaringan: Jurnal Padaringan Pendidikan Sosiologi Antropologi, 9 (1). ISSN ISSN: 2549-2764 (online) dan ISSN: 2775-9148 (print) (Unpublished)

[thumbnail of Artikel Ilmiah_Dinda Elfira Khozainunnisa’_20221551034.pdf] Text
Artikel Ilmiah_Dinda Elfira Khozainunnisa’_20221551034.pdf

Download (4MB)

Abstract

Maraknya konten viral perceraian rumah tangga influencer di media sosial membentuk wacana baru tentang pernikahan di kalangan mahasiswa Generasi Z, termasuk yang tumbuh dalam lingkungan akademik Islami. Penelitian ini bertujuan memahami transformasi persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) terhadap pernikahan akibat paparan konten tersebut, menjelaskan mekanismenya melalui Teori Kognitif Sosial Bandura, serta menilai kualitasnya menggunakan konsep Maṣlaḥah Mursalah Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan purposive sampling terhadap 90 mahasiswa aktif Umsura yang mengonsumsi konten tersebut dalam satu tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan transformasi persepsi berlangsung melalui empat tahap observational learning (attention, retention, reproduction, motivation), menghasilkan empat tipologi respons: skeptis dan traumatis, ambivalen, pragmatis dan realistis, serta defensif dan optimis, dengan mayoritas informan berada pada dua tipologi terakhir yang adaptif. Dari perspektif Maṣlaḥah Mursalah, transformasi ke arah kehati-hatian mengandung kemaslahatan karena selaras Maqāṣid al-Syarī'ah, sedangkan ketakutan berlebihan berpotensi mafsadah. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa kerangka analisis baru yang mengintegrasikan Teori Kognitif Sosial Bandura dengan konsep Maṣlaḥah Mursalah untuk mengevaluasi dampak konten media sosial secara kognitif sekaligus normatif syar’i, yang belum banyak dieksplorasi dalam kajian persepsi pernikahan Generasi Z. Penelitian menyimpulkan bahwa dampak konten viral bersifat kontekstual, bergantung pada kapasitas kognitif dan regulasi diri individu, sehingga diperlukan pendekatan edukatif dan pendampingan pranikah kampus.

===================================================================================================

Maraknya konten viral perceraian rumah tangga influencer di media sosial membentuk wacana baru tentang pernikahan di kalangan mahasiswa Generasi Z, termasuk yang tumbuh dalam lingkungan akademik Islami. Penelitian ini bertujuan memahami transformasi persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) terhadap pernikahan akibat paparan konten tersebut, menjelaskan mekanismenya melalui Teori Kognitif Sosial Bandura, serta menilai kualitasnya menggunakan konsep Maṣlaḥah Mursalah Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan purposive sampling terhadap 90 mahasiswa aktif Umsura yang mengonsumsi konten tersebut dalam satu tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan transformasi persepsi berlangsung melalui empat tahap observational learning (attention, retention, reproduction, motivation), menghasilkan empat tipologi respons: skeptis dan traumatis, ambivalen, pragmatis dan realistis, serta defensif dan optimis, dengan mayoritas informan berada pada dua tipologi terakhir yang adaptif. Dari perspektif Maṣlaḥah Mursalah, transformasi ke arah kehati-hatian mengandung kemaslahatan karena selaras Maqāṣid al-Syarī'ah, sedangkan ketakutan berlebihan berpotensi mafsadah. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa kerangka analisis baru yang mengintegrasikan Teori Kognitif Sosial Bandura dengan konsep Maṣlaḥah Mursalah untuk mengevaluasi dampak konten media sosial secara kognitif sekaligus normatif syar’i, yang belum banyak dieksplorasi dalam kajian persepsi pernikahan Generasi Z. Penelitian menyimpulkan bahwa dampak konten viral bersifat kontekstual, bergantung pada kapasitas kognitif dan regulasi diri individu, sehingga diperlukan pendekatan edukatif dan pendampingan pranikah kampus.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Persepsi Pernikahan, Konten Perceraian Influencer, Maṣlaḥah Mursalah, Perception of Marriage, Influencer Divorce Content, Maṣlaḥah Mursalah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: DINDA ELFIRA KHOZAINUNNISA'
Date Deposited: 30 Sep 2026 09:15
Last Modified: 30 Sep 2026 09:15
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/14557

Actions (login required)

View Item
View Item