The Role of Islamic Boarding Schools in Enhancing Adolescents' Resilience to Moral Crises in Sapeken District

Habibi, Lukman (2025) The Role of Islamic Boarding Schools in Enhancing Adolescents' Resilience to Moral Crises in Sapeken District. Didaktika : Jurnal Kependidikan, 19 (2). pp. 232-244. ISSN 2657-196X

[thumbnail of Artikel Ilmiah_Lukman Habibi_20221550017.pdf] Text
Artikel Ilmiah_Lukman Habibi_20221550017.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sapeken District is a remote archipelagic area with limited transportation access and educational infrastructure, resulting in unequal youth development services. Low public awareness of the importance of education further exacerbates adolescents’ vulnerability to the negative impacts of globalization and unfiltered information technology. In recent years, moral degradation among adolescents in this region has intensified due to weak value-based guidance and limited moral supervision. This study aims to analyze the role of Abu Hurairah Islamic Boarding School in strengthening adolescents’ moral resilience in Sapeken District, Sumenep Regency. The research employs a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving teachers, students, and relevant stakeholders. The findings reveal that Abu Hurairah Islamic Boarding School plays a strategic role in enhancing adolescents’ moral resilience through intensive religious education, exemplary role modeling by teachers and caregivers, personal mentoring approaches, and the enforcement of firm rules and sanctions against deviant behavior. These efforts effectively foster adolescents’ moral resilience and promote the internalization of moral values in dailylife.

===============================================================================

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pesantren dalam membentuk resiliensi moral remaja di Kecamatan Sapeken, khususnya di Pesantren Abu Hurairah, di tengah pengaruh negatif lingkungan sosial. Mengingat meningkatnya krisis moral di kalangan remaja yang disebabkan oleh pengaruh media sosial dan perilaku menyimpang, pesantren diharapkan dapat memberikan pendidikan agama dan moral yang kuat untuk mengatasi tantangan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, yang mengandalkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Abu Hurairah berhasil menerapkan berbagai strategi, seperti kolaborasi dengan organisasi Islam lainnya, program dakwah dan pelatihan moral rutin, penugasan santri ke daerah terpencil untuk pengalaman nyata, serta penanganan khusus bagi santri yang terpengaruh narkoba. Pendekatan-pendekatan ini terbukti efektif dalam membentuk ketahanan moral remaja, yang tidak hanya mengandalkan ilmu agama, tetapi juga pada penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren Abu Hurairah memainkan peran penting dalam membentuk karakter remaja yang tangguh, dengan membekali mereka dengan ketahanan moral yang kuat untuk menghadapi pengaruh negatif di sekitar mereka.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Islamic Boarding Schools, Adolescent Resilience, Moral Crisis, Sapeken District, Pesantren
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Habibi Lukman
Date Deposited: 07 Oct 2026 09:31
Last Modified: 07 Oct 2026 09:31
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/14830

Actions (login required)

View Item
View Item