Sulton, Ghofari (2026) Nilai dan Metode Pendidikan Islam dalam Pemikiran Muhammad Ali Ash-Shabuni serta Relevansinya terhadap Pendidikan Modern. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 10 (1). ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-370
Artikkel Ilmiah_Ghofari Sulton_ 20242550044.pdf
Download (4MB)
Abstract
Pendidikan Islam menghadapi tantangan serius berupa ketimpangan antara dimensi kognitif dan dimensi spiritual-moral dalam praktik pembelajaran kontemporer. Penelitian ini bertujuan menggali, mendeskripsikan, dan menganalisis nilai serta metode pendidikan Islam dalam pemikiran Muhammad Ali Ash-Shabuni, sekaligus mengukur relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis library research dengan teknik content analysis terhadap sumber primer berupa kitab Shafwatu At-Tafasir dan An-Nubuwwah wal-Anbiya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Ali Ash-Shabuni membangun kerangka pendidikan Islam yang bertumpu pada empat nilai fundamental, yakni tauhid sebagai fondasi worldview keilmuan, akhlak sebagai inti pembentukan kepribadian, keilmuan sebagai kewajiban spiritual, serta nilai sosial-kemanusiaan yang mendorong terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Secara metodologis, Muhammad Ali Ash-Shabuni menawarkan empat pendekatan yang bersumber dari manhaj Al-Qur'an, meliputi metode hiwar (dialog interaktif), qishah (narasi kisah), uswah hasanah (keteladanan), dan tadabbur (refleksi mendalam). Keseluruhan nilai dan metode tersebut terbukti relevan dengan paradigma pendidikan modern, termasuk student-centered learning, character-based education, serta arah kebijakan Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila di Indonesia.
==================================================================================================
This study addresses a significant challenge in Islamic education, namely the imbalance between cognitive dimensions and spiritual-moral dimensions in contemporary learning practices. The research aims to explore, describe, and analyze the values and educational methods within the thought of Muhammad Ali Ash-Shabuni, as well as to examine their relevance to the needs of modern education. This study employs a qualitative approach based on library research, utilizing content analysis techniques on primary sources, namely Shafwatu at-Tafasir and An-Nubuwwah wal-Anbiya. The findings reveal that Muhammad Ali Ash-Shabuni constructs a framework of Islamic education grounded in four fundamental values: tawhid as the foundation of a scientific worldview, akhlaq as the core of character formation, knowledge as a spiritual obligation, and social-humanitarian values that promote harmonious social life. From a methodological perspective, Muhammad Ali Ash-Shabuni proposes four approaches derived from the Qur'anic methodology (manhaj al-Qur’an), namely: hiwar (interactive dialogue), qishah (narrative storytelling), uswah hasanah (exemplary modeling), and tadabbur (deep reflection). Overall, these values and methods are found to be highly relevant to modern educational paradigms, including student-centered learning, character-based education, as well as the direction of educational policies such as the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile in Indonesia.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ash-Shabuni, Nilai Pendidikan, Metode Pembelajaran, Relevansi Pendidikan Modern, Islamic Education, Muhammad Ali Ash-Shabuni, Educational Values, Learning Methods, Relevance to Modern Education. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > S2 Pendidikan Islam |
| Depositing User: | GHOFARI SULTON |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 05:40 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 05:40 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/15013 |
