Maulana, Alvin (2026) Transformasi Ideologi Islam Berkemajuan ke Kelompok Masyarakat Muslim Tradisional: Studi Kasus di Desa Waru Barat, Pamekasan, Madura. KARTIKA: Jurnal Studi Keislaman, 6 (2). ISSN 2810-0573
Artikkel Ilmiah_Alvin Maulana_20221552004.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini berangkat dari perhatian akademik terhadap perubahan ideologi keagamaan yang terjadi di kalangan masyarakat Islam tradisional, terutama berkaitan dengan hadirnya konsep Islam Berkemajuan yang berpotensi memunculkan ketegangan antara nilai-nilai lama dan gagasan pembaruan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji proses transformasi ideologi tersebut, mengidentifikasi aktor-aktor yang berperan, media yang dimanfaatkan, serta bentuk respons masyarakat berupa penerimaan maupun penolakan di Desa Waru Barat, Pamekasan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta kajian literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan berlangsung secara bertahap melalui tahapan penyesuaian, perundingan makna, dan penafsiran ulang nilai, yang difasilitasi oleh komunikasi langsung, pendidikan, serta forum kajian keagamaan. Keterlibatan tokoh lokal sebagai agen perubahan menjadi elemen kunci dalam memperkuat penerimaan masyarakat. Dampak dari proses ini terlihat pada meningkatnya keterlibatan dalam aktivitas keagamaan, perubahan orientasi di bidang pendidikan, serta pergeseran pilihan afiliasi organisasi keagamaan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perubahan ideologi keagamaan bersifat dinamis dan membutuhkan pendekatan yang kontekstual guna menciptakan keseimbangan antara tradisi dan modernitas dalam kehidupan sosial masyarakat.
=================================================================================================
This research stems from academic interest in the religious ideological shifts occurring within traditional Muslim communities, particularly regarding the emergence of the Islam Berkemajuan (progressive Islam) concept, which has the potential to spark tension between established values and reformist ideas. The study aimed to examine the process of this ideological transformation, to identify the key actors and media involved, and to analyze community responses—ranging from acceptance to rejection—in Waru Barat Village, Pamekasan. A qualitative approach was employed, utilizing data collection methods such as participant observation, in-depth interviews, and literature review. The findings revealed that the transformation unfolded gradually through stages of adjustment, negotiation of meaning, and reinterpretation of values, facilitated by direct communication, education, and religious study forums. The involvement of local figures as agents of change proved crucial in fostering community acceptance. The impact of this process is evident in increased participation in religious activities, shifts in educational orientation, and changes in religious organizational affiliations. The study indicated that religious ideological change is dynamic and requires a contextual approach to strike a balance between tradition and modernity in the community’s social life.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformation, Ideology, Progressive Islam, Traditional Muslim Society, Tranformasi, Ideologi, Islam Berkemajuan, Muslim Tradisonal |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > S1 Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | ALVIN MAULANA |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 04:54 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 04:54 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/15671 |
