hakim, M. Hanifuddin and Augustlin, Ibra Prakas Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone. Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone, 2 (2). pp. 34-42. ISSN 2985-3516
5Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
5cek plagiarisme-Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
PT. XYZ adalah sebuah perusahaan besar di sektor pertambangan yang fokus pada produksi semen. Perusahaan ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang mengalihkan 27% sahamnya (sekitar 40 juta lembar saham) kepada publik. Berdiri pada 7 Agustus 1957 di Gresik, industri ini diresmikan oleh Presiden Soekarno. Semen memiliki peran vital sebagai bahan konstruksi utama, menjadikannya komoditas yang strategis. Portland Composite
Cement (PCC) adalah varian semen baru yang hampir mirip dengan semen Portland namun dengan kualitas yang lebih baik, ramah lingkungan, dan harga yang lebih ekonomis. Proses produksi di PT. XYZ terbagi menjadi lima tahap, mulai dari penghancuran (Crusher), penggilingan awal (Raw Mill), pembakaran (Kiln), penggilingan akhir (Finish Mill), hingga pengantongan semen (Packer). Melalui analisis menggunakan metode fishbone, diketahui bahwa penyimpangan kualitas klinker yang terutama terkait dengan ukuran yang halus atau
tidak sesuai standar disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu manusia dan metode. Kurangnya pemeliharaan (maintenance) menjadi penyebab utama masalah ukuran klinker karena pembakaran di rotary kiln tidak optimal.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
Divisions: | Jurnal > Fakultas Teknik |
Depositing User: | Hanifuddin Hakim Hanifuddin |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 08:37 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 08:37 |
URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/10350 |