Yuliatina, Hilda (2026) Keterampilan Komunikasi Peserta Didik pada Penerapan Pembelajaran Mendalam di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Keterampilan Komunikasi Peserta Didik pada Penerapan Pembelajaran Mendalam di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. ISSN 2746-8208 (Submitted)
Artikel Jurnal_Hilda Yuliatina_20241115060.pdf
Download (107kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan mengeksplorasi keterampilan komunikasi peserta didik kelas IV di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, dilatarbelakangi oleh minimnya keterlibatan dan kualitas penyampaian ide peserta didik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Mendalam melalui proyek otentik menunjukkan perubahan pola partisipasi verbal peserta didik melalui tugas kolaboratif dan memperbaiki keruntutan ide karena tuntutan berpikir kritis. Penerapan ini menumbuhkan keterampilan komunikasi dengan memfasilitasi kebutuhan fungsional untuk berbicara di kelompok kecil, yang merupakan penanggulangan efektif terhadap kepasifan di kelas. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi keterbatasan oleh kurangnya alokasi waktu untuk diskusi dialogis mendalam dan umpan balik guru yang lebih berfokus pada konten, bukan proses komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pembelajaran Mendalam adalah konteks yang kaya, namun perlu didukung oleh peran guru yang lebih aktif dalam memberikan instruksi eksplisit dan fasilitasi dialog untuk mengoptimalkan potensi komunikasi peserta didik secara holistik.
================================================================================================
This study aims to describe the implementation of the Deep Learning approach and explore the communication skills of fourth-grade students at Muhammadiyah 1 Elementary School, Bangkalan, due to low participation and low quality of student idea delivery. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data were then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model (data reduction, data presentation, and conclusion drawing). The results indicate that Deep Learning through authentic projects demonstrated changes in students' verbal participation patterns through collaborative tasks and improved the coherence of ideas due to the demands of critical thinking. This implementation fostered communication skills by facilitating the functional need to speak in small groups, which is an effective countermeasure to passivity in the classroom. However, its implementation still faced limitations due to the limited time allocated for in-depth dialogic discussions and teacher feedback that focused more on content than on the communication process. This study concludes that Deep Learning is a rich context, but it needs to be supported by a more active teacher role in providing explicit instruction and facilitating dialogue to optimize students' communication potential holistically.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keterampilan Komunikasi, Pembelajaran Mendalam, Studi Kualitatif, Sekolah Dasar, Partisipasi Peserta didik, Communication Skills, Deep Learning, Qualitative Study, Elementary School, Student Participation. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | 06. Fakultas Pendidikan, Komunikasi dan Sains > Pendidikan Guru SD |
| Depositing User: | Hilda Yuliatina |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 09:32 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 09:32 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11103 |
