Yulianingsih, Erka (2026) Hubungan Tingkat Pendidikan terhadap Kepatuhan Penggunaan OAT pada Pasien TB Paru Dewasa Tahap Lanjutan (Penelitian Dilakukan di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 1_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Download (178kB) | Preview
Bab 2_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Download (265kB) | Preview
Bab 3_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Download (178kB) | Preview
Bab 4_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB) | Request a copy
Bab 5_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB) | Request a copy
Bab 6_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB) | Request a copy
Bab 7_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Download (177kB) | Preview
Lampiran_Erka Yulianingsih_20211666017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan tinggi terhadap penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Pendidikan memegang peran yang cukup penting dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan seseorang khususnya terkait dengan kepatuhan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan penggunaan OAT pada pasien TB paru dewasa tahap lanjutan di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan Cross-Sectional dan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Sebanyak 27 responden yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Medication Adherence Rating Scale (MARS-10), analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap penggunaan OAT. Uji Chi-Square menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,744 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan penggunaan OAT. Keterbatasan penelitian ini meliputi jumlah sampel yang kecil, homogenitas tingkat kepatuhan yang tinggi, serta keterbatasan waktu pengamatan yang singkat. Hal ini dapat memengaruhi kemampuan analisis dalam mendeteksi hubungan antar variabel. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih besar, durasi pengamatan yang lebih panjang, serta mempertimbangkan variabel lain seperti dukungan sosial, pengetahuan tentang TB, dan motivasi pasien untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan TB.
====================================================================================================
Tuberculosis (TB) is an infectious disease that requires long-term treatment and high adherence to anti-tuberculosis medication (OTT). Education plays a crucial role in improving a person's understanding and knowledge, particularly regarding medication adherence. This study aims to determine the relationship between education level and adherence to ATT use in adult patients with advanced pulmonary TB at the Medokan Ayu Community Health Center, Surabaya. The study used an observational analytical design with a cross-sectional approach and total sampling technique. A total of 27 respondents who met the inclusion criteria were included. The instrument used was the Medication Adherence Rating Scale (MARS-10) questionnaire, and data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that all respondents (100%) had a high level of adherence to ATT use. The chi-square test yielded a significance value of 0.744 (p > 0.05), indicating no significant relationship between education level and adherence to anti-TB drugs. Limitations of this study include the small sample size, high levels of adherence, and the short observation period. This may impact the analysis's ability to detect relationships between variables. Therefore, it is recommended that further research be conducted with a larger sample size, a longer observation period, and consideration of other variables such as social support, TB knowledge, and patient motivation to obtain a more comprehensive picture of the factors influencing TB treatment adherence.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan, Adherence, MARS, MARS, Pendidika, Education, Pengobatan Tuberkulosis, Tuberculosis Treatment |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Erka Yulianingsih Erka Yulianingsih |
| Date Deposited: | 04 May 2026 10:45 |
| Last Modified: | 04 May 2026 10:45 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11812 |
