Falah, Fajri Miftahul (2026) Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Al-Qur'an Surat Al-Kahfi Ayat 60–82 (Kajian Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Download (592kB)
Bab I_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Download (317kB)
Bab II_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Download (619kB)
Bab III_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Download (277kB)
Bab IV_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB) | Request a copy
Bab V_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (249kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_Fajri Miftahul Falah_20232550078.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pendidikan Islam menekankan pembentukan karakter dan pemahaman spiritual melalui integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral. Al-Qur’an sebagai sumber utama pendidikan Islam memuat narasi yang sarat dengan hikmah dan tuntunan. Penelitian ini membahas nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surat al-Kahfi ayat 60-82, melalui perspektif Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi pendidik maupun peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Sumber data utama berasal dari teks Al-Qur’an dan tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili, sedangkan sumber data pendukung meliputi literatur terkait pendidikan Islam dan tafsir kontemporer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, yaitu membaca, menandai, dan mencatat informasi yang relevan dari teks. Selanjutnya, analisis data dilakukan secara konten untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan nilai-nilai pendidikan Islam yang muncul dalam kisah Nabi Musa dan Khidir, dengan memperhatikan konteks syariat dan hikmah spiritual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari‘ah wa al-Manhaj menafsirkan kisah tersebut melalui pendekatan fiqhiyah, rasional, dan tarbawiyah, dengan menekankan keseimbangan antara aspek syariat dan hikmah spiritual yang mendalam; (2) Kisah Nabi Musa dan Khidir mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang penting untuk dikembangkan dalam konteks pembelajaran kontemporer. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai kesungguhan, kejujuran, tanggung jawab, rendah hati, percaya diri, disiplin, taubat, sangka baik, tidak memprotes guru, sabar, menepati janji, pemaaf, peduli, kebijaksanaan, dan kecerdasan; (3) Nilai-nilai ini relevan untuk mendukung pembelajaran modern, membentuk karakter peserta didik, dan menjadi pedoman bagi pendidik dalam membimbing proses belajar secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an yang aplikatif dalam konteks pendidikan kontemporer.
==================================================================================
Islamic education emphasizes character building and spiritual understanding through the integration of knowledge and moral values. The Qur’an, as the primary source of Islamic education, contains narratives rich in wisdom and guidance. This study examines the Islamic educational values contained in the Qur’an, specifically in Surah Al-Kahfi, verses 60–82, from the perspective of Tafsir Al-Munir by Wahbah az-Zuhaili. The objective of this study is to identify and analyze educational values that can be applied in daily life, both for educators and students.
This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method. The primary data sources are the text of the Qur’an and Tafsir Al-Munir by Wahbah Az-Zuhaili, while supporting data sources include literature on Islamic education and contemporary exegeses. Data collection was conducted through documentary analysis, involving reading, highlighting, and recording relevant information from the texts. Subsequently, content analysis was conducted to identify, categorize, and interpret the Islamic educational values emerging from the story of Prophet Moses and Khidir, taking into account the context of Sharia and spiritual wisdom.
The research findings indicate that: (1) Wahbah az-Zuhaili, in Tafsir Al-Munir fi Al-‘Aqidah wa al-Syari‘ah wa Al-Manhaj, interprets the story through fiqh, rational, and educational approaches, emphasizing a balance between Sharia aspects and profound spiritual wisdom; (2) The story of Prophet Moses and Khidir contains important Islamic educational values that should be developed within the context of contemporary learning. These values include diligence, honesty, responsibility, humility, self-confidence, discipline, repentance, assuming good intentions, respect for teachers, patience, keeping promises, forgiveness, compassion, wisdom, and intelligence; (3) These values are relevant for supporting modern learning, shaping students’ character, and serving as a guide for educators in effectively guiding the learning process. This study contributes to the development of education based on Qur’anic values that are applicable in the context of contemporary education.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Islam, Al-Qur’an, Al-Kahfi, Tafsir Al-Munir, Wahbah az-Zuhaili, Nilai Pendidikan, Islamic Education, Qur’an, Al-Kahfi, Tafsir Al-Munir, Wahbah Az-Zuhaili, Educational Values |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > S2 Pendidikan Islam |
| Depositing User: | FAJRI MIFTAHUL FALAH |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:24 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:24 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/11940 |
