Cakrawidya, Mahamadan Brahmana (2026) Hubungan antara Public Stigma dengan Help Seeking Behaviour pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Download (1MB)
Bab 1_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Download (1MB)
Bab 2_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Download (1MB)
Bab 3_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Download (1MB)
Bab 4_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Bab 5_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Bab 6_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Bab 7_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Daftar Pustaka_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Download (485kB)
Lampiran_Mahamadan Brahmana Cakrawidya_20221880043.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara public stigma dengan help seeking behaviour pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, mengingat stigma terhadap kesehatan mental masih menjadi salah satu hambatan yang dapat memengaruhi keputusan individu dalam mencari bantuan profesional ketika mengalami masalah psikologis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 172 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perception Stigma of Seeking Help Scale (PSOSH) untuk mengukur tingkat public stigma dan General Help Seeking Questionnaire (GHSQ) untuk mengukur help seeking behaviour. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat public stigma pada kategori sedang sebanyak 109 responden (63,0%) dan tingkat help seeking behaviour pada kategori sedang sebanyak 119 responden (68,8%). Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara public stigma dengan help seeking behaviour (r = -0,064; p = 0,406). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat public stigma dan help seeking behaviour mahasiswa berada pada kategori sedang. Selain itu, public stigma bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi perilaku pencarian bantuan, karena masih terdapat berbagai faktor lain yang berperan, seperti literasi kesehatan mental, dukungan sosial, pengalaman pribadi, akses terhadap layanan kesehatan mental, serta persepsi individu terhadap efektivitas bantuan profesional.
=================================================================================
This study aimed to determine the relationship between public stigma and help-seeking behaviour among students of the Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Surabaya, considering that stigma toward mental health remains a significant barrier to seeking professional psychological assistance. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 172 students selected through purposive sampling. The research employed the Perception Stigma of Seeking Help Scale (PSOSH) to measure public stigma and the General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ) to assess help-seeking behaviour. The collected data were analyzed using Spearman’s correlation test to identify the relationship between the two variables. The results showed that the majority of respondents had a moderate level of public stigma, accounting for 109 respondents (63.0%), while 119 respondents (68.8%) demonstrated a moderate level of help-seeking behaviour. Correlation analysis revealed a very weak and non-significant negative relationship between public stigma and help-seeking behaviour (r = -0.064; p = 0.406). The findings indicate that both public stigma and help-seeking behaviour among medical students were generally at a moderate level. Furthermore, public stigma was not identified as the primary factor influencing help-seeking behaviour, as other factors such as mental health literacy, social support, personal experiences, access to mental health services, and perceptions regarding the effectiveness of professional assistance may play more substantial roles in determining individuals’ willingness to seek help.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | public stigma, help seeking behaviour, kesehatan mental, mahasiswa kedokteran, PSOSH, GHSQ, public stigma, help seeking behaviour, mental health, medical students, PSOSH, GHSQ |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | 05. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | MAHAMADAN BRAHMANA CAKRAWIDYA |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:30 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 02:56 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/12500 |
